Warga dan wisatawan di Oahu diminta bertahan di tempat aman pada Sabtu malam ketika Topan Lala membawa ancaman cuaca ekstrem. Pemerintah Kota dan Kabupaten Honolulu memperingatkan kondisi di pulau itu dapat terus memburuk seiring malam berlangsung.
Imbauan ini disertai pembukaan delapan tempat pengungsian darurat di sejumlah sekolah di Honolulu. Sampai Sabtu pukul 16.00 waktu setempat, tercatat 32 warga telah menggunakan fasilitas tersebut.
Warga Diminta Tidak Menambah Risiko
Wali Kota Rick Blangiardi meminta masyarakat memprioritaskan keselamatan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri. Petugas tanggap darurat dan armada kota telah disiagakan untuk menghadapi berbagai kemungkinan di Oahu.
“Pesan kami saat ini sangat sederhana: tolong prioritaskan keselamatan Anda malam ini,” kata Blangiardi. Ia menyebut tim kota dan petugas akan bekerja sepanjang malam, sembari meminta warga tidak menciptakan situasi yang memerlukan penyelamatan.
Tim di lapangan bersiap menangani pohon tumbang, jalan yang harus ditutup, serta kemungkinan evakuasi warga yang terjebak banjir. Pusat Operasi Darurat Kota telah diaktifkan penuh untuk memantau perubahan cuaca di seluruh wilayah kabupaten.
Pusat Operasi Gabungan Departemen Kepolisian Honolulu juga mulai beroperasi untuk mendukung koordinasi penanganan bencana. Langkah tersebut diambil ketika dampak badai diperkirakan menjangkau berbagai wilayah pulau.
Risiko Cuaca Ekstrem di Oahu
Badan Meteorologi Nasional memperingatkan angin kencang berkekuatan badai tropis mulai melanda Oahu sejak Sabtu malam. Selain angin, Topan Lala berpotensi membawa curah hujan tinggi dan meningkatkan ancaman banjir bandang.
Tanah longsor serta gelombang tinggi juga termasuk risiko yang harus diwaspadai selama kondisi ekstrem berlangsung. Blangiardi mengatakan Topan Lala telah berada di negara bagian Hawaii dan situasi di Oahu diperkirakan memburuk pada malam hari.
“Topan Lala kini berada di negara bagian kita, dan kondisi di Oahu diperkirakan akan memburuk seiring berjalannya malam,” ujar Blangiardi. Pemerintah meminta masyarakat memperhatikan lingkungan sekitar dan menghindari tindakan yang berisiko.
Pengungsian Dibuka di 8 Sekolah
Warga yang mendatangi tempat pengungsian diimbau membawa kebutuhan pokok secara mandiri. Barang yang disarankan mencakup makanan, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan untuk hewan peliharaan.
| No. | Lokasi Pengungsian |
|---|---|
| 1 | Blanche Pope Elementary School |
| 2 | Castle High School |
| 3 | Kahuku Elementary School |
| 4 | Kapolei High School |
| 5 | Mililani High School |
| 6 | Moanalua High School |
| 7 | Nanakuli Elementary School |
| 8 | Roosevelt High School |
Bus dan Fasilitas Kota Ditutup
Pemerintah daerah menghentikan sementara sejumlah layanan publik sebagai langkah pengamanan. Layanan TheBus ditangguhkan untuk jadwal keberangkatan setelah pukul 20.31 malam.
Fasilitas taman kota ditutup selama cuaca buruk masih terjadi. Tempat pembuangan sampah juga tidak beroperasi pada hari Minggu.
Penghentian layanan ini dilakukan untuk membatasi risiko ketika dampak badai meluas di pulau tersebut. Warga dan wisatawan diminta mengikuti arahan keselamatan selama Topan Lala masih memengaruhi Oahu.






