DPD RI Awards 2026 membawa pesan bahwa pembangunan Indonesia tidak semata ditopang pusat pemerintahan dan kota-kota besar. Penghargaan ini menyoroti inisiatif masyarakat di berbagai wilayah Nusantara yang telah memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menilai kerja keras tokoh daerah perlu mendapat apresiasi yang lebih besar. Perhatian tersebut mencakup kontribusi dalam pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga pelestarian lingkungan.
“Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar,” kata Sultan B Najamudin. Ia menyebut penghargaan itu juga mencerminkan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPD di tingkat pusat.
Ruang bagi Kerja yang Konsisten
Selain penghargaan utama, DPD RI menyediakan penghargaan khusus bagi individu atau kelompok yang memiliki kontribusi konsisten dan berkelanjutan untuk daerah. Skema ini memberi ruang bagi kerja sosial yang tidak selalu dapat ditempatkan secara khusus dalam empat bidang utama.
Penghargaan diarahkan kepada sosok yang mampu menciptakan lapangan kerja, menaikkan nilai ekonomi produk lokal, serta mendukung stabilitas pasokan pangan nasional. Ukuran utamanya bukan sekadar gagasan, melainkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
DPD RI Awards 2026 membuka pendaftaran nominasi hingga 21 Agustus 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi individu yang menggerakkan potensi lokal dengan pendekatan yang berdampak dan berkelanjutan.
Pendidikan hingga Budaya Masuk Kategori Utama
Empat kategori utama mewakili sektor yang dipandang penting dalam pembangunan berbasis daerah. Cakupannya meliputi pendidikan nonformal, teknologi kesehatan, kemandirian pangan desa, serta pelestarian budaya daerah.
| Kategori | Kontribusi yang Disorot |
|---|---|
| Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah | Memperluas kesempatan belajar dan mengembangkan pendidikan nonformal |
| Inovator Teknologi Kesehatan | Menghasilkan inovasi dari riset klinis atau laboratorium |
| Penggerak Desa Mandiri Pangan | Membangun kemandirian pangan dari kekuatan lokal |
| Pelestari Budaya Daerah | Mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah |
Pada kategori pendidikan, DPD RI memberi perhatian kepada inovator pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah. Penghargaan diberikan kepada pihak yang berdedikasi mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.
Bidang kesehatan menyasar individu maupun akademisi yang menghasilkan inovasi dari riset klinis dan laboratorium. Inovasi tersebut dapat berupa obat atau alat kesehatan yang memberi manfaat kepada masyarakat.
Potensi Lokal sebagai Dasar Kemandirian
Kategori penggerak desa mandiri pangan diarahkan kepada tokoh yang memanfaatkan kekuatan lokal untuk membangun ketahanan pangan. Pemberdayaan masyarakat menjadi unsur penting karena kemandirian pangan tidak diposisikan sebagai upaya sesaat.
Di bidang kebudayaan, penghargaan diberikan kepada pihak yang aktif mengembangkan dan mempromosikan budaya daerah. Kontribusi itu dapat membawa budaya lokal menjangkau panggung nasional maupun internasional.
Keempat kategori tersebut memperlihatkan bahwa dampak pembangunan dapat lahir dari berbagai bentuk kerja di tingkat daerah. Mulai dari perluasan akses belajar hingga penguatan pangan dan budaya, seluruhnya ditempatkan sebagai bagian dari fondasi pembangunan Indonesia.
DPD RI Awards diharapkan dapat memperkuat semangat para penggerak yang bekerja di tengah masyarakat. Pengakuan ini juga diharapkan memperluas dampak perjuangan mereka bagi daerah masing-masing.






