Target perempat final Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 akan langsung diuji saat Indonesia menghadapi Kazakhstan pada 22 Agustus. Pertandingan pembuka itu menjadi kesempatan awal bagi skuad Merah Putih untuk membangun posisi di tengah persaingan Pool B.
Kazakhstan diperkirakan mengandalkan permainan fisik yang menuntut kesiapan penuh dari Indonesia. Timnas diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut melalui tempo cepat dan variasi serangan.
Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21-30 Agustus di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tiongkok. Turnamen ini juga menjadi salah satu panggung penting dalam perebutan tiket kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Indonesia berada satu grup dengan Thailand, Kazakhstan, dan Australia. Posisi dua besar menjadi sasaran penting untuk membuka jalan menuju fase gugur.
Jadwal Awal Indonesia di Pool B
| Lawan | Jadwal | Situasi |
|---|---|---|
| Kazakhstan | 22 Agustus 2026 | Pembuka perjalanan Indonesia |
| Thailand | 23 Agustus 2026 | Melawan juara bertahan |
| Australia | Belum disebutkan | Penting bagi posisi dua besar |
Pelatih timnas voli putri Indonesia menyebut hasil laga pertama dapat memberi pengaruh besar terhadap perjalanan tim di penyisihan. “Pertandingan melawan Kazakhstan menjadi sangat menentukan langkah kami,” ujar pelatih timnas Indonesia.
Keyakinan untuk melaju tetap dipertahankan walau Indonesia harus menghadapi kekuatan besar Asia. “Kami optimis bisa lolos ke babak delapan besar,” ujarnya.
Tantangan Berat dari Thailand
Thailand menjadi lawan paling menonjol di Pool B dengan status sebagai juara bertahan. Tim tersebut juga dipandang sebagai kandidat juara bersama Tiongkok dan Jepang.
Skuad Thailand menyiapkan pemain-pemain utama seperti Pornpun Guedpard, Chatchu-on Moksri, Ajcharaporn Kongyot, dan Pimpichaya Kokram. Mereka datang setelah tampil di Volleyball Nations League 2026 bersama pelatih Kiattipong Radchatagriengkai.
Thailand mengawali turnamen dengan menghadapi Australia pada 21 Agustus 2026. Indonesia kemudian bertemu Thailand sehari setelah laga pembuka melawan Kazakhstan.
Australia tetap memiliki arti besar bagi ambisi Indonesia karena persaingan grup tidak hanya bergantung pada duel melawan Thailand. Kemenangan atas Australia dapat menjadi modal penting untuk mengamankan peluang menembus dua besar.
Persiapan Fisik di Sektor Putra
Persiapan internasional juga berjalan pada timnas voli putra Indonesia yang menatap Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Pemusatan latihan digelar di Padepokan Voli Sentul dengan fokus utama pada fisik dan daya tahan pemain.
Pelatih Reidel Toiran memberikan porsi 80 persen latihan untuk penguatan fisik sebelum memperdalam teknik dan kerja sama tim. Programnya mencakup gym, aerobik, serta latihan di lapangan pasir untuk membantu pemulihan kebugaran.
Tim fisioterapis memantau beban latihan, penggunaan ice bath, dan terapi fisik untuk mengurangi risiko cedera. Sebanyak 18 pemain mengikuti pemusatan latihan, sebelum 12 nama terbaik dipilih untuk berangkat ke Jepang.
Farhan Halim menilai disiplin pola makan, waktu tidur, dan asupan suplemen sangat penting selama program latihan. “Kalau sering begadang juga tidak bagus, apalagi harus mulai latihan pagi,” ujar pemain senior tersebut.
Bagi tim putri, kesiapan menghadapi Kazakhstan akan menjadi indikator pertama sebelum memasuki pertandingan berikutnya. Setiap hasil di Pool B berpotensi menentukan langkah Indonesia dalam mengejar fase delapan besar.






