Labuan Bajo akan memiliki resor baru dengan restoran yang dirancang menghadap ke Pulau Rinca. Swiss-Belresort Labuan Bajo juga disiapkan dengan 30 suite untuk menambah pilihan menginap bagi wisatawan.
Rancangan fasilitasnya mencakup kolam renang, spa, lapangan tenis, dan lapangan padel. Kombinasi layanan tersebut melengkapi kapasitas suite yang menjadi detail utama proyek yang telah diumumkan.
Alternatif baru bagi pelancong Komodo
Resor ini diproyeksikan menjadi salah satu pilihan akomodasi bagi pelancong yang datang ke kawasan Taman Nasional Komodo. Labuan Bajo sendiri berperan sebagai gerbang perjalanan menuju taman nasional tersebut.
Arus wisatawan domestik dan mancanegara yang terus tumbuh ikut meningkatkan kebutuhan tempat menginap di kawasan itu. Penambahan 30 suite diharapkan dapat membantu memperluas kapasitas akomodasi yang tersedia.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan infrastruktur di Labuan Bajo berjalan seiring dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan. Kawasan ini juga masuk dalam lima destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi fokus pengembangan pemerintah.
Menurut laporan Kompas.com, pembangunan Swiss-Belresort Labuan Bajo menjadi bagian dari rencana Bintang Komodo Grup untuk mendukung pertumbuhan industri wisata di daerah tersebut. Proyek ini telah resmi memulai pembangunan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Dikembangkan dan dioperasikan dua perusahaan
Bintang Komodo Grup bertindak sebagai pengembang proyek resor ini. Sementara itu, Swiss-Belhotel International akan menjalankan operasional Swiss-Belresort Labuan Bajo.
Nilai investasi proyek belum disampaikan oleh kedua perusahaan. Target penyelesaian pembangunan dan penjelasan mengenai tahapan pekerjaan berikutnya juga belum diumumkan secara resmi.
Kapasitas awal 30 suite menunjukkan bahwa proyek ini bukan tambahan akomodasi dalam skala besar. Namun, kehadirannya tetap memperluas pilihan resor bagi wisatawan yang menginginkan fasilitas rekreasi dalam satu area menginap.
Manfaat ekonomi yang diharapkan
Selain menyediakan kamar baru, proyek ini diharapkan menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pelaku usaha lokal berpeluang terlibat melalui kerja sama yang terkait dengan pembangunan maupun operasional resor.
Pembangunan dan pengoperasian Swiss-Belresort Labuan Bajo juga disebut dapat membuka kesempatan bagi tenaga kerja lokal. Belum ada rincian mengenai bentuk kemitraan atau jumlah tenaga kerja yang akan terserap.
CEO Bintang Komodo Grup Fransiska Mochtar menempatkan keterlibatan masyarakat sebagai harapan penting dari kehadiran proyek ini. “Kami berharap kehadiran Swiss-Belresort Labuan Bajo dapat memberikan pilihan akomodasi bagi wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” kata Fransiska dalam keterangan tertulis.
Keberadaan resor tersebut menambah ragam layanan dalam ekosistem Pariwisata Labuan Bajo. Perkembangan proyek akan berkaitan dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan dan kebutuhan akomodasi di kawasan tersebut.






