IPM Sidrap Melompat ke Peringkat 7, Ekonomi Daerah Juga Memimpin Sulsel

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sidrap naik dari peringkat ke-14 menjadi peringkat ke-7 di Sulawesi Selatan. Perbaikan itu berlangsung saat pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 disebut sebagai yang tertinggi di provinsi tersebut.

Dua capaian tersebut memperlihatkan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada proyek fisik. Pemerintah Kabupaten Sidrap menempatkan peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia sebagai ukuran kemajuan yang harus terus diperkuat.

Bidang PembangunanCatatan Capaian
Pertumbuhan ekonomi 2025Tertinggi di Sulawesi Selatan
Indeks Pembangunan ManusiaPeringkat ke-14 menjadi ke-7 di Sulawesi Selatan
Kemiskinan4,49 persen
Kemiskinan ekstrem0,94 persen

Angka kemiskinan di Sidrap berada pada 4,49 persen. Sementara itu, kemiskinan ekstrem tercatat sebesar 0,94 persen.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan capaian pembangunan perlu menjadi pemacu, bukan alasan untuk menghentikan pembenahan. Ia meminta target pembangunan daerah terus dinaikkan melalui kerja bersama.

“Prestasi yang kita capai hari ini jangan kita berpuas diri. Harus kita tingkatkan supaya Kabupaten Sidrap menjadi kabupaten terbaik di seluruh Indonesia,” kata Syaharuddin.

Pesan Pembangunan dalam Peringatan Kemerdekaan

Pesan itu disampaikan saat upacara HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Sidrap pada Senin, 17 Agustus 2026. Syaharuddin bertindak sebagai inspektur upacara yang dipusatkan di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap.

Lokasi kegiatan berada di Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu. Upacara dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pelajar, mahasiswa, dan organisasi masyarakat.

Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah serta Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse turut menghadiri kegiatan tersebut. Hadir pula Dandim 1420 Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, dan Kajari Sidrap Ady Wibowo Kusumo.

Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh juga berada dalam barisan undangan. Kehadiran lintas unsur itu menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan di tingkat kabupaten.

Rangkaian Detik-Detik Proklamasi

Sirine berbunyi mengiringi detik-detik proklamasi di lapangan upacara. Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Peserta kemudian mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap memimpin pembacaan doa dalam rangkaian yang berlangsung khidmat.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Sidrap menjalankan prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Pengibaran dilakukan dengan pengawalan pengapit dari unsur TNI dan Polri.

Lagu Indonesia Raya mengiringi prosesi yang dimainkan Korps Musik Pemkab Sidrap. Pengibaran bendera menjadi salah satu bagian utama dalam puncak peringatan kemerdekaan tersebut.

Menurut laporan Media Indonesia, Syaharuddin turut menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda dan semua pihak yang membantu pelaksanaan acara. Pemerintah Kabupaten Sidrap juga melanjutkan kegiatan dengan penyerahan remisi bagi warga binaan pemasyarakatan.

Piagam penghargaan diberikan kepada sejumlah pihak atas kontribusi dan prestasi yang telah ditorehkan. Agenda itu menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan turut menjadi ruang penghargaan bagi kerja pelayanan di berbagai bidang.

Ke depan, Sidrap masih menghadapi pekerjaan pembangunan pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, penanganan stunting, dan pengentasan kemiskinan. Pemerintah daerah mengaitkan agenda tersebut dengan semangat persatuan dan kerja nyata yang disuarakan dalam peringatan kemerdekaan.

Baca Juga