Inter Milan mengeluarkan 35 juta euro termasuk bonus untuk mendatangkan Djed Spence dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2026. Transfer bek kanan berusia 26 tahun itu terasa khusus karena ia hanya menjadi pemain Inggris kelima dalam sejarah klub.
Spence tiba ketika John Stones juga baru bergabung dengan Inter dari Manchester City. Dua perekrutan tersebut membuat musim panas 2026 menjadi periode yang tidak biasa bagi Nerazzurri dalam kaitannya dengan pemain asal Inggris.
Daftar yang Terbentang Lebih dari Enam Dekade
Jarak antara pemain Inggris pertama dan kelima di Inter membentang dari 1961 sampai 2026. Dalam rentang itu, setiap pemain memiliki peran, masa bakti, dan pencapaian yang berbeda.
| Pemain | Posisi | Periode di Inter | Catatan |
|---|---|---|---|
| Gerry Hitchens | Penyerang | 1961-November 1962 | 43 laga, 20 gol |
| Paul Ince | Gelandang | 1995-1997 | 73 laga, 13 gol |
| Ashley Young | Bek kanan | Januari 2020-2021 | 59 laga, 5 gol |
| John Stones | Bek | Mulai 2026 | Kontrak dua tahun |
| Djed Spence | Bek kanan | Mulai 2026 | Transfer 35 juta euro termasuk bonus |
1. Gerry Hitchens
Gerry Hitchens membuka catatan pemain Inggris di Inter setelah pindah dari Aston Villa pada 1961. Nilai transfernya disebut setara sekitar 107.000 euro jika dihitung pada nilai saat ini.
Penyerang tersebut mencetak 16 gol dari 18 pertandingan Serie A dalam satu musim penuh. Inter saat itu finis di posisi kedua, lima poin di belakang AC Milan, sedangkan Hitchens berada di peringkat ketiga pencetak gol terbanyak liga.
Pada awal musim berikutnya, ia menghasilkan dua gol dari enam pertandingan sebelum bergabung dengan Torino pada November 1962. Namanya tetap masuk skuad Inter yang memenangi Scudetto 1962-1963 meski ia hanya menjalani paruh pertama musim itu.
2. Paul Ince
Setelah lebih dari tiga dekade, Paul Ince menjadi pemain Inggris berikutnya yang bergabung dengan Inter pada 1995. Ia datang dari Manchester United dan mengambil peran besar di lini tengah.
Inter mengalami pergantian tiga pelatih pada musim pertamanya, yakni Ottavio Bianchi, Luis Suarez, dan Roy Hodgson. Kondisi tersebut tidak menghalangi Ince untuk menjadi salah satu pemain yang diandalkan.
Pada musim kedua, Inter menempati peringkat ketiga Serie A setelah memperkuat skuad dengan Ivan Zamorano, Youri Djorkaeff, Aron Winter, dan Nwankwo Kanu. Tim itu juga melaju ke final Piala UEFA 1996-1997 melawan Schalke 04.
Kedua kesebelasan masing-masing menang 1-0 sebelum Schalke memenangi adu penalti. Zamorano dan Winter gagal mengeksekusi tendangan, sementara Ince mengakhiri periode di Inter dengan 73 laga dan 13 gol sebelum pindah ke Liverpool pada 1997.
3. Ashley Young
Ashley Young menjadi nama ketiga saat Inter merekrutnya dari Manchester United pada Januari 2020. Fleksibilitasnya sebagai pemain sisi kanan dan kiri sesuai dengan kebutuhan Antonio Conte.
Pada musim pertamanya, Inter finis hanya satu poin di belakang Juventus dalam persaingan Scudetto 2019-2020. Young kemudian turut mengantar Inter menguasai Serie A 2020-2021 dengan 91 poin, atau 12 angka lebih banyak dari AC Milan.
Gelar tersebut merupakan Scudetto ke-19 Inter dan menjadi pencapaian utama Young di klub. Ia mencetak gol saat kemenangan 5-1 atas Udinese pada pertandingan terakhir musim itu.
Young berusia 35 tahun 318 hari pada pertandingan tersebut dan tercatat sebagai pencetak gol Inggris tertua di salah satu dari lima liga top Eropa. Ia menutup masa baktinya dengan 59 pertandingan dan lima gol.
4. John Stones
John Stones menandatangani kontrak dua tahun bersama Inter pada 2026 dengan bayaran 4 juta euro per musim. Ia datang setelah satu dekade membela Manchester City.
Di City, Stones mencatat 295 penampilan, 19 gol, dan sembilan assist serta mengoleksi gelar Premier League dan Liga Champions. Salah satu memorinya melibatkan Inter, ketika City menang pada final Liga Champions 2023.
Kedatangan Stones menambah opsi di lini belakang Inter. Ia juga menjadi pemain Inggris keempat yang tercatat pernah memperkuat klub tersebut.
5. Djed Spence
Djed Spence datang dengan pengalaman di Middlesbrough, Nottingham Forest, Leeds United, Rennes, dan Genoa. Masa peminjamannya di Genoa selama enam bulan pada 2024 membuatnya pernah merasakan Serie A sebelum pindah ke Inter.
Bersama Tottenham, Spence membukukan 59 penampilan, satu gol, dan dua assist. Ia juga tampil sebagai starter dalam empat laga timnas Inggris pada Piala Dunia 2026.
Menurut data yang dimuat Kompas.com, kepindahan Spence mengembalikan pemain tersebut ke kompetisi Italia. Ia kini melengkapi daftar kecil pemain Inggris yang pernah mencoba peruntungan bersama Inter.






