Dari Jayapura ke Istana Merdeka, Neeltje Masuk Formasi Inti Penurunan Bendera

Perwakilan Papua, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, masuk formasi inti upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta. Pelajar SMA Negeri 8 Jayapura itu mendapat amanah sebagai pembawa baki.

Penugasan tersebut berlangsung dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Neeltje menjadi bagian dari Paskibraka tingkat pusat yang bertugas pada peringatan kemerdekaan.

Perannya didampingi Ismi Ulfaidah dari Sulawesi Barat sebagai cadangan pembawa baki. Ismi merupakan pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.

Laman resmi BPIP, yang dikutip Kompas.com, mencatat Neeltje sebagai anak Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom. Sementara itu, Ismi adalah anak Rahman dan Suburia.

Formasi lintas provinsi

Neeltje dan Ismi tergabung dalam Tim Adil Makmur yang beranggotakan pelajar dari sembilan daerah. Formasi ini mencakup Jawa Barat, Papua, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Sumatra Utara.

Tugas komando dalam tim diemban Baruno Wicaksono sebagai Danpok 17. Perwakilan Jawa Barat itu bersekolah di SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi.

Posisi Danpok 8 dipercayakan kepada Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan pelajar SMA Katolik Giovanni Kupang.

PosisiPersonelDaerahSekolah
Danpok 17Baruno WicaksonoJawa BaratSMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi
Pembawa bakiNeeltje Deliana Insjowi WerimonPapuaSMA Negeri 8 Jayapura
Cadangan bakiIsmi UlfaidahSulawesi BaratSekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar
Danpok 8Atanasius Meyllano Frans YogarNusa Tenggara TimurSMA Katolik Giovanni Kupang
PenggerekMaharazthu Rizqhy Ramadhana ChubuyanaNusa Tenggara BaratSMA Negeri 1 Taliwang
PembentangMirza Rafi NavazaniKalimantan BaratSMA Negeri 1 Sintang
Serpihan Kelompok 8Chintya Graciella RorongSulawesi TengahSMA Negeri 2 Palu
Serpihan Kelompok 8Cinzia Christovani MarantikaMalukuSMA Negeri Siwalima Ambon
Serpihan Kelompok 8Felesia Rismaito MuntheSumatra UtaraSMA Unggul Del

Penggerek, pembentang, dan serpihan

Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat menjalankan tugas sebagai penggerek. Ia berasal dari SMA Negeri 1 Taliwang dan merupakan anak Bambang Irawadi serta Maryam.

Mirza Rafi Navazani mengisi tugas pembentang mewakili Kalimantan Barat. Pelajar SMA Negeri 1 Sintang itu merupakan anak Dodik dan Eka Maya Sisilia.

Tiga posisi Serpihan Kelompok 8 diisi Chintya Graciella Rorong, Cinzia Christovani Marantika, dan Felesia Rismaito Munthe. Ketiganya masing-masing mewakili Sulawesi Tengah, Maluku, dan Sumatra Utara.

Chintya bersekolah di SMA Negeri 2 Palu serta merupakan anak Oschar J. Rorong dan Suminarsih R. Kompudu. Cinzia berasal dari SMA Negeri Siwalima Ambon, anak Ivan Patrick Dave Marantika dan Laddy Diana Marjos Ruhulessin.

Felesia menempuh pendidikan di SMA Unggul Del. Ia merupakan anak Pasu Hasudungan Munthe dan Legdig Sihotang.

Baruno, pemegang peran Danpok 17, merupakan anak Setiari Marwanto dan Sumartini. Adapun Atanasius, Danpok 8, adalah anak Kristovorus Umbu Yogar dan Cicilia Dwi Nugraeni.

Secara nasional, 76 anggota Paskibraka tingkat pusat bertugas dalam rangkaian upacara 17 Agustus 2026. Jumlah itu dilengkapi 24.397 Paskibraka tingkat provinsi serta kabupaten/kota yang menjalankan tugas di berbagai daerah.

Baca Juga