Peresmian 14.172 mahasiswa baru Universitas Indonesia angkatan 2026/2027 turut diwarnai penyaluran 20 laptop gratis. Bantuan perangkat itu diberikan kepada mahasiswa yang dinilai paling membutuhkan untuk menunjang kegiatan akademik.
Acara berlangsung di Stadion UI, Kampus UI, Depok, Jawa Barat, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Para mahasiswa baru dijadwalkan mulai menjalani agenda akademik pada pekan berikutnya.
20 Laptop untuk Mahasiswa Terpilih
Laptop tidak dibagikan kepada seluruh peserta peresmian, melainkan kepada mahasiswa yang lolos seleksi tim kemahasiswaan UI. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan penerima terhadap dukungan perangkat belajar.
Rektor UI Heri Hermansyah menyatakan bantuan tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang membutuhkan perhatian khusus. “Kita analisis dari tim kemahasiswaan yang sangat membutuhkan. Kalau kita tidak bantu, siapa lagi yang akan membantu,” ujar Heri.
| Dasar Penerimaan | Jumlah | Bentuk Bantuan |
|---|---|---|
| Tidak memiliki orang tua | 11 mahasiswa | Laptop gratis |
| Memenuhi kriteria ekonomi | 9 mahasiswa | Laptop gratis |
Dari total 20 penerima, 11 mahasiswa diketahui sudah tidak memiliki orang tua. Sembilan mahasiswa lainnya menerima bantuan karena memenuhi kriteria ekonomi yang telah ditetapkan.
Heri berharap perangkat tersebut dapat meringankan kebutuhan para penerima selama mengikuti perkuliahan. “Laptop semoga bisa membantu teman-teman sekalian,” kata Heri.
Awal Studi bagi Mahasiswa Baru UI 2026
Peresmian Mahasiswa Baru UI 2026 menjadi penanda awal perjalanan akademik ribuan mahasiswa angkatan 2026/2027. Dalam sambutannya, Heri menyampaikan bahwa mereka akan segera memulai kuliah sebagai mahasiswa Universitas Indonesia.
“Minggu depan mulai kuliah sebagai mahasiswa Universitas Indonesia. Selamat untuk semuanya,” ucapnya. Informasi mengenai pelaksanaan peresmian tersebut juga dilansir Detikcom.
Heri turut menekankan besarnya lingkungan sosial yang akan ditemui mahasiswa selama berada di kampus. Ia menyebut mahasiswa dapat berinteraksi dengan puluhan ribu rekan dari berbagai angkatan.
Menurut Heri, jaringan pertemanan itu dapat menjadi aset yang mendukung mahasiswa pada masa mendatang. “Bayangkan kalian punya aset, teman, sebanyak itu yang nanti bisa saling mendukung,” ujarnya.
Pilihan Bantuan Selain Perangkat
Selain Laptop Gratis UI, kampus menyediakan fasilitas pendukung biaya pendidikan bagi sebagian mahasiswa baru. Salah satu bentuknya adalah keringanan Uang Kuliah Tunggal atau UKT.
Dukungan pendidikan juga dapat terbuka setelah mahasiswa memiliki Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK. Mahasiswa yang telah memiliki IPK dapat mengajukan beasiswa dari berbagai dunia usaha.
Heri menjelaskan bahwa capaian akademik memberi peluang bagi mahasiswa untuk mengakses bantuan berikutnya. “Mereka yang telah memiliki IPK itu kemudian bisa mendapatkan juga. Bisa mendaftar beasiswa dari berbagai dunia usaha,” jelasnya.
Dengan demikian, dukungan yang tersedia tidak berhenti pada masa awal penerimaan mahasiswa. Akses terhadap beasiswa lanjutan berkaitan dengan capaian akademik yang diperoleh selama masa studi.
Penyaluran laptop pada peresmian tersebut memperlihatkan adanya perhatian kampus terhadap kebutuhan perangkat bagi penerima yang terseleksi. Sementara itu, opsi Keringanan UKT dan beasiswa memberi jalur dukungan lain sesuai kondisi serta perjalanan akademik mahasiswa.






