Jalur LRT Jakarta sepanjang 12,2 kilometer dari Velodrome menuju Manggarai mendekati kesiapan operasi. Progres pembangunannya telah berada di angka 97,99 persen, dengan persinyalan sebagai fokus penuntasan terakhir.
Pekerjaan sistem persinyalan di beberapa titik ditargetkan selesai pada 20 Agustus. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut penyelesaian tahapan tersebut akan membuat trase baru itu siap dioperasikan.
Lintasan Baru untuk Perjalanan Antarkawasan
Rute Velodrome-Manggarai merupakan bagian dari LRT Jakarta Fase 1B. Jalur ini dirancang melayani 11 titik pemberhentian dan menghubungkan Jakarta Utara, Jakarta Timur, serta Jakarta Selatan.
Pengembangan itu diarahkan untuk memperkuat konektivitas rel perkotaan di antara kawasan utara, timur, dan selatan Jakarta. Nilai investasi pembangunan jalur tersebut mencapai Rp12,1 triliun.
| Komponen | Informasi | Status |
|---|---|---|
| Trase | Velodrome-Manggarai | LRT Jakarta Fase 1B |
| Panjang | 12,2 km | 11 titik pemberhentian |
| Progres | 97,99 persen | Hampir 98 persen |
| Tahap akhir | Persinyalan di beberapa titik | Target 20 Agustus |
| Investasi | Rp12,1 triliun | Pembangunan jalur |
Peninjauan dari Kepala Gading ke Manggarai
Pramono meninjau kesiapan lintasan dengan menjajal perjalanan dari Stasiun Kepala Gading menuju Stasiun Manggarai pada Kamis (13/8). Pemeriksaan dilakukan pada sejumlah titik rute menjelang penyelesaian proyek.
Menurut Pramono, komponen utama jalur telah siap. Pekerjaan yang masih diperlukan terbatas pada sistem persinyalan di beberapa bagian lintasan.
“Kalau ditanya berapa kesiapan secara keseluruhan, sekarang ini sudah di angka 97,99 ya? Jadi hampir 98 persen,” ujar Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan. Ia menyatakan kekurangan persinyalan itu ditargetkan rampung pada 20 Agustus.
Dua Sistem LRT yang Berbeda
Pramono membedakan jalur ini dari LRT Jabodebek. Trase yang sedang diselesaikan merupakan jaringan LRT Jakarta dengan arah pengembangan dan cakupan layanan tersendiri.
Perbedaan tersebut menunjukkan layanan rel perkotaan di Jakarta berkembang melalui lebih dari satu sistem jaringan. Rute Velodrome-Manggarai menjadi salah satu bagian dari perluasan jangkauan LRT Jakarta di dalam wilayah ibu kota.
Pengembangan Dilanjutkan ke Dukuh Atas
Setelah rute menuju Manggarai selesai, pemerintah merencanakan sambungan trase hingga Dukuh Atas. Jalur lanjutan itu akan membawa cakupan jaringan ke Jakarta Pusat sehingga menjangkau empat kota administrasi.
Pramono mengatakan pembahasan telah dilakukan bersama Asisten Keuangan Eli dan Jakpro. Pekerjaan penyambungan direncanakan mulai tahun depan dengan dana yang disebut sudah tersedia.
Penyelesaian sambungan menuju Dukuh Atas ditargetkan pada Agustus 2026. Rencana tersebut menjadi tahap lanjutan setelah persinyalan dan pembangunan rute Velodrome-Manggarai dituntaskan.






