Usai Konate ke Madrid, Jeremy Jacquet Mengirim Pesan Kuat dari Anfield

Kepergian Ibrahima Konate ke Real Madrid membuka persaingan baru di lini belakang Liverpool. Jeremy Jacquet segera memanfaatkan momentum itu dengan mencetak gol pada debutnya ketika Liverpool menundukkan Como 2-0 di Anfield.

Bek berusia 21 tahun tersebut tampil dalam laga pramusim pada Minggu (16/8/2026). Penampilannya menjadi perhatian karena ia baru bergabung dari Rennes dan masih menjalani proses pemulihan dari cedera lutut.

Gol yang Datang pada Waktu Penting

Jacquet mencetak gol sebelum jeda untuk menggandakan keunggulan Liverpool. Cody Gakpo sebelumnya telah membawa tim tuan rumah memimpin pada babak pertama.

Dua gol itu cukup untuk mengamankan kemenangan tanpa kebobolan bagi Liverpool. Pertandingan melawan Como menjadi ujian terakhir sebelum tim menghadapi Newcastle United di Premier League.

Hasil tersebut memberi dorongan positif, tetapi juga menegaskan pentingnya keputusan susunan bek menjelang laga kompetitif. Andoni Iraola diyakini dapat memberi Jacquet kesempatan untuk tampil sebagai starter.

Jacquet memiliki modal yang jelas dari laga pertamanya, yakni ketenangan, kemampuan bertahan, dan ancaman dalam situasi menyerang. Akan tetapi, persaingan untuk menempati posisi reguler tetap berlangsung ketat.

Araujo Turut Menunggu Kesempatan

Ronald Araujo menunjukkan performa baik saat dimainkan pada babak kedua melawan Como. Kehadirannya membuat Jacquet tidak dapat mengandalkan gol debut semata untuk mengamankan tempat di tim utama.

PemainPeranCatatan dalam pertandingan
Jeremy JacquetBek tengahGol debut dan sejumlah aksi bertahan penting
Ronald AraujoBekTampil baik pada babak kedua
Virgil van DijkBek tengahMenjadi rekan Jacquet di lini belakang

Jacquet bermain bersama Virgil van Dijk di pusat pertahanan Liverpool. Ia terlihat berani menguasai bola dan membaca arah permainan, sehingga mendapat respons positif dari pendukung Anfield sejak menit awal.

Permainannya tetap menyisakan beberapa catatan. Jacquet sempat kehilangan posisi dalam sejumlah momen, tetapi ia mampu segera melakukan pemulihan melalui intersep dan tekel.

Respons cepat itu membantu Liverpool menjaga bentuk pertahanan saat Como mencoba meningkatkan tekanan. Kecepatan Jacquet ketika kembali ke posisi juga menjadi unsur penting dalam menjaga keseimbangan tim.

Serangan Liverpool Turut Memberi Jawaban

Selain gol Jacquet, Gakpo memperlihatkan ketajaman yang dibutuhkan Liverpool menjelang musim baru. Pemain yang sempat dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain itu tampil lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

Liverpool berharap Gakpo dapat kembali mendekati kontribusinya pada musim juara 2024-25. Gol pembuka melawan Como menjadi indikasi positif, meski penilaian lebih besar akan datang dalam pertandingan kompetitif.

Victor Munoz turut tampil dan menambah dinamika pada lini tengah. Rekrutan baru itu memperlihatkan kreativitas, kecepatan, serta kemampuan membawa bola, walau penyelesaian akhirnya belum sepenuhnya maksimal.

Liverpool menguasai babak pertama sebelum Como lebih banyak memegang kendali setelah turun minum. Namun, pertahanan tuan rumah tetap menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Bagi Jacquet, laga ini bukan hanya soal gol pertama dalam seragam Liverpool. Debut tersebut memberi dasar kuat untuk bersaing mengisi ruang yang ditinggalkan Konate menjelang duel melawan Newcastle United.

Baca Juga