Nilai investasi yang menembus Rp1.010 triliun pada Semester I-2026 menjadi salah satu sentimen domestik yang diperhatikan pasar saham. Sentimen itu hadir ketika IHSG diproyeksikan mencoba mengarah ke resistance 6.450 pada perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026.
Presiden Prabowo Subianto menyebut capaian investasi tersebut berkaitan dengan pembukaan 1,4 juta lapangan kerja baru. Perkembangan investasi dipandang penting karena dapat menciptakan efek berganda terhadap konsumsi dan penyaluran kredit.
Dampak bagi Sejumlah Sektor
Phintraco Sekuritas menilai investasi berpotensi memberikan dampak positif terhadap perbankan, konsumsi, industri, dan konstruksi. Peluang tersebut bergantung pada seberapa kuat investasi mendorong kegiatan ekonomi lanjutan di sektor-sektor tersebut.
Pertumbuhan ekonomi pada Semester I-2026 tercatat sebesar 5,45 persen secara tahunan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen secara tahunan pada akhir 2026.
Program biodiesel B50 juga menambah daftar sentimen yang dipantau pasar. Pemerintah menghentikan impor solar sejak 1 Juli 2026 melalui program tersebut.
Kebijakan B50 diproyeksikan menghemat devisa hingga Rp170 triliun per tahun. Di saat yang sama, kebijakan ini dinilai dapat meningkatkan permintaan CPO di pasar domestik.
Rantai Pangan dan Restrukturisasi BUMN
Pengumuman pencapaian swasembada sejumlah komoditas pangan ikut memberi perhatian kepada sektor terkait. Komoditas yang disebut mencakup beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur, bawang merah, cabai besar, serta cabai rawit.
Sektor poultry, perkebunan, pupuk, dan pengolahan makanan dipandang dapat memperoleh sentimen positif dari perkembangan tersebut. Sektor-sektor ini terkait langsung dengan rantai produksi pangan dan pertanian.
Pasar juga mencermati rencana restrukturisasi BUMN yang ditargetkan menyisakan maksimal 300 entitas pada akhir 2026. Langkah ini diestimasi dapat menghemat biaya overhead hingga Rp50 triliun per tahun.
Dividen BUMN untuk tahun buku 2026 diproyeksikan mencapai Rp200 triliun tanpa tambahan PMN. Rangkaian kebijakan domestik ini menjadi latar bagi perhatian investor terhadap pergerakan indeks.
IHSG Berada Dekat Area Pivot
IHSG pada Jumat, 14 Agustus 2026, ditutup di level 6.401,89 setelah melemah 1,59 persen. Posisi penutupan itu berada sangat dekat dengan pivot 6.400 yang menjadi area teknikal penting.
Menurut Phintraco Sekuritas, Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area pivot. Histogram positif MACD juga mengalami pelebaran, sehingga membuka peluang indeks bergerak ke resistance.
| Area Teknis | Level IHSG | Fungsi |
|---|---|---|
| Resistance | 6.450 | Area target pengujian |
| Pivot | 6.400 | Patokan arah pergerakan |
| Support | 6.350 | Area penahan koreksi |
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji rentang 6.450 hingga 6.480. Proyeksi itu tetap bergantung pada respons pasar atas sentimen domestik dan kemampuan indeks bertahan di sekitar pivot.
Daftar Saham Pilihan
BMRI, BBNI, BBCA, TINS, dan MDKA masuk dalam daftar saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas. Rekomendasi ini disoroti seiring kombinasi sentimen investasi, konsumsi, industri, konstruksi, dan kebijakan terkait CPO.
Pengujian level 6.450 akan menjadi perhatian setelah indeks mengalami tekanan pada akhir pekan sebelumnya. Apabila tekanan jual muncul kembali, area 6.350 menjadi level penopang yang perlu diamati.






