PT Freeport Indonesia menyatakan kontribusinya kepada negara berpotensi melampaui Rp100 triliun per tahun ketika kapasitas produksi kembali mencapai 100 persen. Prospek itu bergantung pada keberhasilan pemulihan operasi tambang bawah tanah yang ditargetkan berlangsung bertahap hingga akhir 2027.
Sepanjang 2025, PTFI telah mencatat kontribusi sebesar Rp75 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp13 triliun menjadi bagian bagi Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan kabupaten lain di Papua Tengah.
Direktur Utama PTFI Tony Wenas menyampaikan bahwa pemulihan operasi menjadi agenda penting untuk menjaga keberlanjutan kontribusi perusahaan. Ia menilai persatuan pekerja dan pelaksanaan kerja yang berorientasi pada keselamatan diperlukan untuk menghadapi fase tersebut.
Target Kapasitas hingga 2027
PTFI membidik kapasitas produksi sekitar 65 persen pada akhir semester II 2026. Pada tahap itu, perusahaan menargetkan produksi sekitar 800 juta pound tembaga serta 700 ribu ons emas.
| Periode | Kapasitas Produksi | Keterangan |
|---|---|---|
| Akhir semester II 2026 | Sekitar 65 persen | Target pemulihan awal |
| Pertengahan 2027 | Sekitar 75 persen | Peningkatan kapasitas |
| Akhir 2027 | Mendekati penuh | Pemulihan bertahap |
Kapasitas produksi ditargetkan meningkat menjadi sekitar 75 persen pada pertengahan 2027. Pada akhir tahun yang sama, PTFI berharap operasi tambang bawah tanah dapat kembali mendekati kapasitas penuh.
“Freeport Indonesia harus mampu bangkit lebih kuat,” kata Tony Wenas dalam amanatnya. Ia mengaitkan pemulihan tersebut dengan semangat kebersamaan, ketangguhan, dan komitmen para pekerja.
Semangat dari Timur Indonesia
Pesan pemulihan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan PTFI. Perusahaan memilih tema “Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama” serta menguatkan semangat One Freeport.
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung serentak di enam lokasi kerja yang berada di Papua Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Tony bertindak sebagai inspektur upacara di lapangan sepak bola Tembagapura.
Peserta kegiatan mencakup manajemen dan karyawan di Tembagapura, Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, serta kantor perwakilan PTFI di Nabire. Kegiatan serupa juga melibatkan Smelter PTFI, PT Smelting di Kabupaten Gresik, dan kantor PTFI di Jakarta.
Menurut CNN Indonesia, penyelenggaraan serentak di berbagai daerah dimaksudkan sebagai lambang persatuan keluarga besar perusahaan. PTFI mengusung tema nasional Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur dalam peringatan tersebut.
Upacara tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-53 sejak perusahaan mulai beroperasi pada 1973. PTFI menyebut kegiatan tersebut sebagai penghormatan terhadap perjuangan pahlawan dan bentuk komitmen sebagai bagian dari Indonesia.
Keberagaman Pekerja
PTFI memiliki lebih dari 30.000 karyawan yang berasal dari berbagai daerah, suku, agama, dan budaya di Indonesia. Keberagaman itu dipandang sebagai kekuatan untuk menjaga semangat satu keluarga besar di tengah proses pemulihan.
Perusahaan menjalankan nilai SINCERE yang mencakup Safety, Integrity, Commitment, Respect, dan Excellence. PTFI menyatakan akan terus bertumbuh bersama masyarakat serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi saat ini dan mendatang.






