Baterai iPhone Lipat Disebut 4.883 mAh, Desain Layarnya Justru Tak Simetris

Apple disebut sedang menyiapkan iPhone lipat dengan total kapasitas baterai terukur mencapai 4.883 mAh. Angka ini berasal dari rumor konfigurasi dua baterai, yang dinilai sesuai dengan ruang internal ponsel lipat horizontal yang terbagi menjadi dua sisi.

Informasi dari pembocor Digital Chat Station di Weibo menyebut satu baterai berkapasitas 1.921 mAh dan baterai lainnya 2.962 mAh. Jika data tersebut akurat, kapasitasnya dikabarkan lebih besar daripada Galaxy Z Fold7, tetapi masih di bawah baterai 5.015 mAh yang disebut akan dipakai Google Pixel 10 Pro Fold.

Konfigurasi baterai menjadi perhatian utama

Penggunaan dua sel baterai dapat menjadi salah satu konsekuensi dari rancangan bodi lipat yang memisahkan komponen ke bagian kiri dan kanan perangkat. Namun, kapasitas akhir serta daya tahan pemakaian iPhone lipat belum dapat dipastikan karena Apple belum memperkenalkan produk tersebut.

KomponenInformasi yang beredar
Baterai pertama1.921 mAh
Baterai kedua2.962 mAh
Total kapasitas terukur4.883 mAh
Layar utamaSekitar 7,8 inci saat dibuka
Layar luarSekitar 5,5 inci dengan rasio lebih kotak
Panel layarCoE dan OLED M16

Bentuk layar memperlihatkan perbedaan sisi kiri dan kanan

Selain urusan daya, bocoran pelindung layar menunjukkan bentuk yang tidak lazim pada perangkat ini. Gambar yang dibagikan akun Ice Universe di X memperlihatkan dua sudut datar berbentuk persegi di sisi kiri, sementara dua sudut di sisi kanan tampak melengkung.

Perbedaan itu diduga berkaitan dengan penempatan engsel pada bagian kiri bodi. Rancangan tersebut memperkuat dugaan bahwa Apple tidak sekadar mengadaptasi bentuk iPhone biasa ke perangkat yang dapat dilipat.

Pelindung layar itu juga memiliki lubang kecil di pojok kiri atas. Lubang tersebut diperkirakan disiapkan untuk kamera depan, meski fungsi pastinya belum mendapat konfirmasi.

Format ringkas saat ditutup, luas ketika dibuka

MacRumors melaporkan perangkat ini dapat membawa layar internal sekitar 7,8 inci ketika dibuka penuh. Layar sebesar itu akan menjadi panel utama untuk penggunaan dalam format tablet kecil.

Saat tertutup, perangkat dikabarkan mengandalkan layar eksternal sekitar 5,5 inci. Proporsinya disebut lebih pendek dan lebih persegi daripada layar iPhone konvensional, bahkan digambarkan memiliki bentuk seperti paspor.

Ukuran layar luar tersebut menunjukkan perangkat masih dirancang untuk dipakai tanpa selalu membuka panel utama. Namun, belum ada keterangan mengenai resolusi, kecepatan penyegaran, atau tingkat kecerahan dari kedua layar itu.

Teknologi panel dan sistem keamanan masih berupa rumor

Laporan yang dimuat Vietnam.vn menyebut Apple berpotensi menggabungkan teknologi Color Filter on Encapsulation atau CoE dengan material OLED M16 dari Samsung Display. Kombinasi ini diharapkan mendukung kecerahan, reproduksi warna, ketahanan panel, dan efisiensi energi yang lebih baik.

Spesifikasi layar tersebut masih dapat berubah sebelum perangkat diperkenalkan. Apple juga belum menyampaikan apakah panel lipatnya akan memakai pendekatan khusus untuk mengurangi lipatan pada area engsel.

Rumor lain mengarah pada kemungkinan penggunaan Touch ID sebagai pengganti Face ID. Perubahan ini belum dikonfirmasi, tetapi menjadi detail penting karena sistem autentikasi biometrik merupakan bagian utama dari pengalaman penggunaan iPhone.

Nama produk dan jadwal peluncuran belum jelas

Nama iPhone Fold dan iPhone Ultra beredar sebagai dua kemungkinan nama dagang untuk perangkat tersebut. Keduanya belum dapat dianggap sebagai nama resmi karena Apple belum mengumumkan keberadaan ponsel lipatnya.

Tanggal 8 atau 9 September juga muncul sebagai perkiraan waktu peluncuran, bukan jadwal yang diumumkan perusahaan. Kepastian mengenai desain asimetris, baterai 4.883 mAh, layar OLED M16, serta pilihan Touch ID baru akan diketahui setelah Apple mengungkapkan perangkat ini secara resmi.

Baca Juga