Sebanyak 87.758 mobil listrik dikirim dari pabrikan ke dealer Indonesia selama Januari-Juli 2026. Jumlah itu hampir dua kali lipat dibandingkan 44.404 unit yang tercatat pada tujuh bulan pertama tahun sebelumnya.
Lonjakan distribusi sebesar 88,6 persen tersebut memperkuat posisi kendaraan listrik dalam pasar otomotif nasional. Selama periode itu, segmen ini telah mengambil porsi sekitar 16 persen dari total penjualan mobil.
Dealer Menerima Pasokan Lebih Besar
Angka yang dicatat Gaikindo merupakan data wholesale, yaitu pengiriman unit dari pabrikan ke jaringan dealer. Data ini menjadi gambaran arus pasokan kendaraan yang masuk ke pasar melalui kanal penjualan.
Penambahan pasokan tidak hanya terjadi secara tahunan, tetapi juga terlihat pada pergerakan bulanan. Pada Juli 2026, wholesale mobil listrik mencapai 13.972 unit setelah berada di angka 12.701 unit pada Juni.
| Periode | Wholesale Mobil Listrik | Catatan |
|---|---|---|
| Januari-Juli 2026 | 87.758 unit | Naik 88,6% secara tahunan |
| Januari-Juli tahun sebelumnya | 44.404 unit | Pembanding tahunan |
| Juli 2026 | 13.972 unit | Lebih tinggi dari Juni |
| Juni 2026 | 12.701 unit | Pembanding bulanan |
Pangsa 16 Persen di Tengah Pasar 517.742 Unit
Total penjualan mobil nasional pada Januari-Juli 2026 mencapai 517.742 unit. Di tengah volume tersebut, pertumbuhan Wholesale Mobil Listrik membuat segmennya menjadi salah satu penggerak distribusi kendaraan nasional.
Porsi sekitar 16 persen menunjukkan kendaraan listrik telah berkembang melampaui pasar khusus. Perubahan ini terjadi ketika model yang tersedia mencakup kendaraan kecil dengan harga lebih terjangkau hingga SUV dan MPV listrik premium.
Manufaktur Ikut Meningkat
Pergerakan pasokan ke dealer berjalan bersamaan dengan kenaikan produksi. Produksi mobil listrik sepanjang Januari-Juli 2026 tercatat 42.363 unit, tumbuh 237,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka produksi dan wholesale tidak dapat disamakan secara langsung karena merekam tahap yang berbeda dalam rantai industri. Meski demikian, keduanya sama-sama menunjukkan aktivitas kendaraan listrik meningkat hingga Juli 2026.
Merek China Mendominasi Segmen
Pasar Mobil Listrik Indonesia masih didominasi sejumlah merek asal China. BYD, Geely, Jaecoo, Denza, GAC Aion, dan Wuling disebut sebagai pabrikan yang menguasai segmen tersebut.
Kehadiran kendaraan untuk berbagai kebutuhan memperluas pilihan konsumen di pasar listrik. Perpaduan antara model kompak, mobil keluarga, SUV, dan produk premium turut membentuk pertumbuhan distribusi sepanjang tujuh bulan pertama 2026.






