Sekitar 500.000 orang diperkirakan terpapar guncangan kuat setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Laut Flores. USGS menilai getaran tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan di wilayah yang terdampak.
Dampak gempa juga terlihat dari rekaman media sosial yang menunjukkan sebuah bangunan roboh di pelabuhan Maumere. Kejadian itu memperlihatkan bahwa guncangan telah menimbulkan kerusakan yang tampak di salah satu kawasan pesisir.
Gempa besar tersebut terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat dan mengguncang wilayah pesisir utara Indonesia. Setelahnya, otoritas mengeluarkan peringatan tsunami Indonesia untuk area terdampak.
BMKG meminta masyarakat tidak bertahan di garis pantai sambil menunggu keadaan memburuk. Warga yang berada di sekitar Pulau Flores juga diminta segera menuju lokasi dengan ketinggian yang lebih aman.
Waspada Pantai dan Bantaran Sungai
Imbauan keselamatan tidak hanya ditujukan kepada warga di tepi laut. BMKG turut meminta masyarakat menjauhi bantaran sungai karena risiko gelombang dapat berdampak pada wilayah aliran sungai.
Langkah evakuasi warga Flores perlu dilakukan mengikuti arahan otoritas di daerah terdampak. Masyarakat di pesisir diminta tetap menjauh dari area berisiko selama informasi resmi masih mengharuskan kewaspadaan.
Gempa di Laut Flores tidak berhenti pada satu guncangan utama. USGS mencatat tiga gempa susulan dengan kekuatan yang juga perlu diperhatikan masyarakat.
| Jenis Guncangan | Magnitudo |
|---|---|
| Gempa utama | 7,7 |
| Gempa susulan pertama | 5,9 |
| Gempa susulan kedua | 5,6 |
| Gempa susulan ketiga | 6,1 |
Data tersebut menegaskan bahwa gempa susulan Laut Flores menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang terjadi setelah guncangan utama. Warga perlu tetap memperhatikan perkembangan informasi dari lembaga berwenang.
Status Australia Tidak Mengubah Imbauan di Indonesia
Di tengah peringatan tsunami bagi wilayah Indonesia, otoritas Australia menyatakan belum ada ancaman tsunami untuk negaranya. Keterangan itu hanya berlaku bagi Australia dan tidak mengubah imbauan keselamatan untuk pesisir Indonesia yang terdampak.
Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang dikenal aktif secara seismik. Letak geografis tersebut menjadikan gempa bumi sebagai salah satu ancaman bencana yang berulang di berbagai daerah.
Sejumlah gempa besar pernah tercatat di Indonesia, termasuk peristiwa di Sumatra pada 2004. Gempa di Lombok dan Sulawesi pada 2018 serta Cianjur pada 2022 juga menunjukkan besarnya risiko seismik yang dihadapi wilayah Indonesia.
Dalam keadaan seperti ini, informasi resmi BMKG menjadi rujukan penting bagi warga di area terdampak. Masyarakat perlu menjauhi pantai, bantaran sungai, dan mengikuti jalur evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi.






