Satu kursi terakhir di Grup E AFC Champions League Two 2026/27 masih diperebutkan Persib Bandung dan Manila Digger. Pemenang pertandingan penentuan itu akan menjadi lawan tambahan bagi Thể Công Viettel, FC Seoul, dan Melbourne Victory.
Ketidakpastian peserta keempat membuat komposisi grup belum sepenuhnya lengkap. Namun, Thể Công Viettel sudah mengetahui dua lawan berat yang pasti dihadapi, yakni wakil Korea Selatan dan Australia.
Persib dan Manila Digger Berebut Tempat
Persib Bandung belum langsung masuk ke Grup E karena masih harus menjalani laga penentuan melawan Manila Digger. Klub yang memenangi duel tersebut akan melengkapi empat peserta dalam grup.
Situasi ini membawa kemungkinan lawan dari Indonesia atau Filipina bagi wakil Vietnam. Sementara itu, FC Seoul, Melbourne Victory, dan Thể Công Viettel telah dipastikan menjadi bagian dari persaingan grup.
| Peserta | Asal | Keterangan |
|---|---|---|
| Thể Công Viettel | Vietnam | Peserta Grup E |
| FC Seoul | Korea Selatan | Peserta Grup E |
| Melbourne Victory | Australia | Peserta Grup E |
| Persib Bandung/Manila Digger | Indonesia/Filipina | Menunggu hasil laga penentuan |
Ujian Lintas Kompetisi untuk Viettel
Thể Công Viettel akan berhadapan dengan lawan-lawan dari kompetisi sepak bola yang berbeda. FC Seoul mewakili Korea Selatan, sedangkan Melbourne Victory datang sebagai wakil Australia.
Komposisi tersebut menjadikan Grup E sebagai arena persaingan lintas kawasan sejak fase awal. thethaovanhoa.vn menilai kelompok ini sebagai salah satu grup menarik dalam hasil undian kawasan timur.
Undian fase grup digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18 Agustus pukul 13.00 waktu setempat. Sebanyak 32 klub ditempatkan ke dalam delapan grup pada edisi AFC Champions League Two 2026/27.
Bagi Thể Công Viettel, hasil undian ini membuka tantangan menghadapi tiga profil lawan yang berbeda. Tim Vietnam itu perlu menunggu hasil laga Persib Bandung kontra Manila Digger untuk mengetahui komposisi final Grup E.
Format Menuntut Hasil Stabil
Fase grup dimulai pada 15 September 2026 dan menggunakan sistem kandang-tandang. Setiap tim bertanding dalam format liga dua putaran hingga fase grup berakhir pada 9 Desember 2026.
Kesempatan bermain di kandang memberi nilai penting bagi setiap peserta. Akan tetapi, hasil tandang juga menjadi penentu karena hanya dua peringkat teratas yang dapat masuk ke babak 16 besar.
| Tahap Kompetisi | Periode |
|---|---|
| Fase grup | 15 September-9 Desember 2026 |
| Babak 16 besar | 9-18 Februari 2027 |
| Perempat final | 2-18 Maret 2027 |
| Semifinal | 6-14 April 2027 |
| Final | 15 Mei 2027 |
Jalur Menuju Final
Tim yang lolos dari fase grup akan memainkan babak 16 besar pada 9 hingga 18 Februari 2027. Perempat final dijadwalkan pada 2 hingga 18 Maret, kemudian semifinal berlangsung pada 6 hingga 14 April.
Final kompetisi direncanakan berlangsung pada 15 Mei 2027. Musim 2026/27 menjadi musim ke-22 AFC Champions League Two sebagai kompetisi klub putra kasta kedua di Asia.






