Sepak pojok Francisco Rivera menjadi awal gol kemenangan Persebaya Surabaya atas Penang FC. Umpan tersebut diselesaikan Walber Motta dengan tembakan akrobatik pada menit ke-79 untuk memastikan skor 1-0.
Kemenangan tipis itu diraih Persebaya dalam laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam. Pertandingan berjalan ketat karena Penang FC mampu menahan tekanan tuan rumah dalam sebagian besar laga.
Kombinasi Rivera, Yuran, dan Walber
Gol penentu bermula saat Rivera mengeksekusi sepak pojok di penghujung pertandingan. Yuran Fernandes lebih dahulu menyambut bola tersebut sebelum memantulkannya ke area yang ditempati Walber.
Walber berada di depan gawang Penang FC dan langsung mengeksekusi bola dengan gerakan akrobatik. Bola masuk ke gawang dan memecah skor imbang yang bertahan hingga menit ke-79.
Peran Rivera terlihat menonjol setelah Persebaya melakukan perombakan pemain pada babak kedua. Aliran serangan tim tuan rumah menjadi lebih variatif, terutama ketika Persebaya mencoba mencari celah melalui bola mati.
| Fase Laga | Situasi Penting |
|---|---|
| Menit ke-25 | Ernando Ari melakukan dua penyelamatan beruntun saat Penang FC menekan. |
| Menit ke-31 | Sundulan Rachmat Irianto dari bola mati belum menghasilkan gol. |
| Menit ke-34 | Catur Pamungkas, Toni Firmansyah, dan Ricky Pratama masuk. |
| Menit ke-79 | Walber Motta mencetak satu-satunya gol pertandingan. |
Rotasi Membawa Persebaya ke Ritme Baru
Bernardo Tavares memulai perubahan komposisi tim pada menit ke-34. Catur Pamungkas, Toni Firmansyah, serta Ricky Pratama diturunkan ketika Persebaya masih mencari cara untuk melewati pertahanan lawan.
Catur sempat mendapat peluang melalui sundulan setelah masuk ke lapangan. Usahanya belum tepat sasaran karena bola melambung tipis di sisi gawang Muhammad Ramdhan Hamid.
Setelah turun minum, Persebaya melakukan perubahan yang lebih besar dengan memasukkan Ramadhan Sananta, Rivera, Yuran Fernandes, dan Reza Arya. Pergantian itu meningkatkan energi permainan Bajul Ijo dalam membangun serangan.
Tekanan Persebaya pada babak kedua pada akhirnya menghasilkan gol dari situasi yang telah mereka coba sejak awal laga. Bola mati kembali menjadi jalur penting, tetapi kali ini Penang FC tidak mampu mengamankan ancaman di depan gawang.
Penang FC Memberi Perlawanan
Penang FC menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya untuk bertahan. Tim tamu sempat menyulitkan lini belakang Persebaya dan menciptakan dua peluang beruntun pada menit ke-25.
Ernando Ari tampil sigap dalam momen tersebut untuk menjaga gawang Persebaya tidak kebobolan. Dua penyelamatannya membuat skor tetap 0-0 pada saat laga masih berjalan terbuka.
Persebaya sebenarnya lebih banyak mencoba menguasai permainan sejak peluit awal melalui Malik Risaldi dan Yan Mabella. Namun, pertahanan rapat Penang FC membuat sejumlah serangan tuan rumah tidak berkembang menjadi peluang bersih.
Pada menit ke-31, Rachmat Irianto menyambut sepak pojok Diogo Ramalho dengan sundulan. Barisan belakang Penang FC masih dapat mengamankan bola, sementara babak pertama ditutup dengan skor tanpa gol.
Setelah tertinggal, Penang FC berusaha mencari gol balasan hingga menit akhir. Mohammad Khairul Akmal sempat melepaskan tembakan, tetapi bola melenceng dan Persebaya mempertahankan kemenangan 1-0.
Miguel Pereira juga memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan Persebaya setelah gol Walber. Kiper Penang FC mampu menepis sepakannya sehingga kemenangan tuan rumah tetap ditentukan oleh satu gol akrobatik.






