Pengibaran Bendera hingga Pembubaran, 15 Tahap Upacara Hari Pramuka 2026

Pengibaran Sang Merah Putih tidak berdiri sendiri dalam Upacara Hari Pramuka 2026. Tahap itu berada di tengah rangkaian 15 urutan yang mengatur kesiapan pasukan, penghormatan, doa, amanat Pembina, hingga pembubaran peserta.

Urutan yang tertib dibutuhkan agar peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2026 berjalan khidmat. Peringatan tersebut merupakan Hari Pramuka ke-65 Gerakan Pramuka.

Pedoman Pelaksanaan Upacara

Susunan upacara dapat mengacu pada Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 178 Tahun 1979 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Upacara dalam Gerakan Pramuka. Pedoman ini menempatkan Pemimpin Upacara, Pembina Upacara, petugas bendera, dan pasukan dalam peran yang berurutan.

Seluruh tahapan perlu dilakukan sungguh-sungguh untuk menegaskan disiplin dan nasionalisme peserta. Upacara juga menjadi bagian pembinaan pengamalan Satya dan Darma dalam kegiatan Pramuka.

Urutan Lengkap 15 Tahap

1. Menyiapkan Pasukan Peserta

Pemimpin Upacara menyiapkan pasukan peserta upacara sebelum kegiatan resmi dimulai. Kesiapan pasukan menjadi dasar kelancaran seluruh tahapan berikutnya.

2. Pembina Menempati Tempat Upacara

Pembina Upacara menempatkan diri pada lokasi yang telah ditentukan. Setelah itu, pasukan dapat memasuki tahapan penghormatan pembuka.

3. Penghormatan kepada Pembina

Pasukan peserta upacara memberi penghormatan kepada Pembina Upacara. Pemimpin Upacara memimpin pelaksanaan penghormatan tersebut.

4. Laporan Upacara Siap Dimulai

Pemimpin Upacara melaporkan kepada Pembina Upacara bahwa kegiatan telah siap dimulai. Laporan ini menandai dimulainya rangkaian resmi.

5. Petugas Menyiapkan Bendera

Petugas pengibar bendera maju ke tiang untuk mengikat Sang Merah Putih pada tali dan merentangkannya. Salah seorang petugas menyampaikan kalimat, “Bendera siap”.

6. Pengibaran Sang Merah Putih

Pemimpin Upacara memberi aba-aba penghormatan kepada Sang Merah Putih saat bendera dikibarkan. Peserta memberi hormat hingga bendera berada di puncak tiang, dan pengibaran dapat diiringi Indonesia Raya oleh korps musik atau kelompok vokal.

7. Aba-Aba Menurunkan Hormat

Pemimpin Upacara memberikan aba-aba untuk menurunkan sikap hormat setelah bendera mencapai puncak. Pasukan kemudian kembali ke sikap yang ditentukan dalam tata upacara.

8. Petugas Memberi Hormat kepada Bendera

Petugas bendera mengikat tali pada tiang lalu mundur tiga langkah. Petugas memberi hormat kepada Sang Merah Putih sebelum kembali ke tempat semula.

9. Mengheningkan Cipta dan Doa

Pembina Upacara memimpin mengheningkan cipta dan berdoa. Peserta menundukkan kepala saat doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dipanjatkan.

10. Pembacaan Teks Pancasila

Teks Pancasila dibacakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Pembacaan ini hadir sebelum amanat Pembina Upacara.

11. Amanat Pembina Upacara

Pembina Upacara menyampaikan amanat kepada peserta. Bagian ini dapat menegaskan nilai disiplin, nasionalisme, dan kode kehormatan Pramuka.

12. Laporan Pengibaran Telah Dilaksanakan

Pemimpin Upacara melaporkan kepada Pembina bahwa upacara pengibaran bendera telah dilaksanakan. Tahap ini menjadi bagian penutup sebelum penghormatan akhir.

13. Penghormatan Akhir kepada Pembina

Pasukan peserta kembali memberi penghormatan kepada Pembina Upacara. Pemimpin Upacara tetap memimpin pelaksanaannya.

14. Pembina Meninggalkan Tempat Upacara

Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara setelah penghormatan akhir. Pasukan tetap menunggu perintah pembubaran dari Pemimpin Upacara.

15. Pembubaran Pasukan

Pemimpin Upacara membubarkan pasukan peserta sebagai tahap terakhir. Rangkaian upacara selesai setelah pembubaran ini dilakukan.

Barisan Tidak Selalu Sama

Bentuk barisan menyesuaikan perkembangan jiwa setiap golongan peserta didik. Pengatur upacara dapat menentukan susunan yang paling sesuai ketika terdapat dua golongan atau lebih dalam satu kegiatan.

GolonganBentuk BarisanPerkembangan Perhatian
SiagaLingkaranMasih terpusat pada orang tua atau Pembina.
PenggalangAngkareMulai terbuka.
Penegak dan PandegaBersafSudah terbuka luas.

Penghormatan terhadap bendera dilakukan pula saat Sang Merah Putih diturunkan atau disimpan, termasuk ketika dibawa masuk dan keluar dari ruang upacara. Hymne Satya Darma Pramuka dapat dinyanyikan dalam kegiatan resmi sesuai kebutuhan penyelenggaraan.

Pramuka Siaga membacakan Dwidarma, sedangkan Penggalang, Penegak, dan Pandega membacakan Dasadarma. Ketertiban dalam tata upacara memberi ruang bagi peserta untuk menghayati nilai Pancasila, Satya, dan Darma.

Baca Juga