Dari Papua hingga NTB, Pelajar Ini Mengawal Penurunan Merah Putih

Pelajar dari Papua hingga Nusa Tenggara Barat mendapat amanah mengawal penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka. Mereka tergabung dalam Tim Adil Makmur yang disusun untuk upacara sore peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Komposisi personel memperlihatkan keterwakilan daerah yang luas, dari Jawa Barat sampai Maluku. Sejumlah siswa menjalankan tugas inti, sedangkan lainnya memperkuat formasi serpihan Kelompok 8.

Neeltje Delina Insjowi Werimon dari Papua menjadi pembawa baki Sang Merah Putih. Siswi SMA Negeri 8 Jayapura itu mengisi salah satu posisi yang paling menonjol dalam rangkaian penurunan bendera.

Ismi Ulfaidah dari Sulawesi Barat disiapkan sebagai cadangan pembawa baki. Ia merupakan siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.

Susunan Petugas Inti

NamaTugasAsal ProvinsiAsal Sekolah
Baruno WicaksonoKomandan Kelompok 17Jawa BaratSMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi
Neeltje Delina Insjowi WerimonPembawa bakiPapuaSMA Negeri 8 Jayapura
Ismi UlfaidahCadangan pembawa bakiSulawesi BaratSekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar
Atanasius Meyllano Frans YogarKomandan Kelompok 8Nusa Tenggara TimurSMA Katolik Giovanni Kupang
Maharazthu Rizqhy Ramadhana ChubuyanaPenggerek benderaNusa Tenggara BaratSMA Negeri 1 Taliwang
Mirza Rafi NavazaniPembentang benderaKalimantan BaratSMA Negeri 1 Sintang

Baruno Wicaksono dari SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi dipercaya sebagai Komandan Kelompok 17. Pelajar asal Jawa Barat itu memimpin formasi barisan dalam penugasan Paskibraka.

Di Kelompok 8, posisi komandan dipegang Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur. Siswa SMA Katolik Giovanni Kupang tersebut mengawal kelompok yang menangani tahap penurunan bendera.

Tugas penggerek bendera diberikan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana. Pelajar SMA Negeri 1 Taliwang itu berasal dari Nusa Tenggara Barat.

Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat menjalankan peran sebagai pembentang bendera. Ia merupakan siswa SMA Negeri 1 Sintang yang menjadi bagian dari Kelompok 8.

Formasi Juga Diisi Tiga Anggota Serpihan

Kelompok 8 turut diperkuat anggota serpihan dari tiga provinsi lain. Chintya Graciella Rorong dari SMA Negeri 2 Palu mewakili Sulawesi Tengah dalam susunan tersebut.

Maluku diwakili Cinzia Christovani Marantika yang bersekolah di SMA Negeri Siwalima Ambon. Felesia Rismaito Munthe dari SMA Unggul Del melengkapi anggota serpihan sebagai wakil Sumatra Utara.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menetapkan susunan Tim Adil Makmur untuk penugasan itu. Prosesi penurunan Sang Merah Putih berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB setelah upacara penaikan bendera berakhir.

Rangkaian tersebut menempatkan pelajar dari berbagai latar sekolah dalam satu formasi upacara kenegaraan. Setiap posisi bekerja berurutan agar proses penurunan bendera berjalan sesuai susunan yang telah ditetapkan.

Baca Juga