Indonesia masih menyandang status Emerging Market dalam Tinjauan Tahunan Negara 2026 oleh MSCI. Namun, kepastian itu beriringan dengan keluarnya 10 saham Indonesia dari indeks global tersebut pada akhir Agustus.
Penyesuaian konstituen akan berlaku saat penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. Momentum ini menjadi perhatian karena investor global dengan portofolio berbasis indeks MSCI berpotensi merespons perubahan komposisi tersebut.
GOTO Keluar, CPIN Berpindah Kategori
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes. GOTO merupakan satu dari 10 emiten Indonesia yang tidak lagi tercakup dalam indeks MSCI yang sebelumnya menaunginya.
Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk atau CPIN mengalami penurunan klasifikasi. CPIN berpindah dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Global Small Cap Indexes dan tetap berada dalam cakupan indeks.
Perbedaan tersebut membedakan posisi CPIN dari 10 emiten yang keluar. Saham CPIN hanya bergeser ke kategori saham berkapitalisasi kecil, sedangkan emiten lain dihapus dari indeks masing-masing.
Sembilan Saham Keluar dari Indeks Berkapitalisasi Kecil
Sembilan emiten lain yang terdampak sebelumnya masuk dalam MSCI Global Small Cap Indexes. Daftar itu memperlihatkan penyesuaian terjadi pada berbagai sektor di pasar saham Indonesia.
| Kode Saham | Emiten | Status Baru |
|---|---|---|
| GOTO | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk | Keluar dari MSCI Global Standard Indexes |
| ARTO | PT Bank Jago Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| BUKA | PT Bukalapak.com Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| ESSA | PT ESSA Industries Indonesia Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| FILM | PT MD Entertainment Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| HEAL | PT Medikaloka Hermina Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| KPIG | PT MNC Tourism Indonesia Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| RATU | PT Raharja Energi Cepu Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| SMGR | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
| TCPI | PT Transcoal Pacific Tbk | Keluar dari MSCI Global Small Cap Indexes |
ARTO mewakili sektor perbankan dalam daftar tersebut, sedangkan BUKA dan GOTO berasal dari sektor teknologi. ESSA dan RATU berada pada sektor energi, sementara HEAL bergerak di layanan kesehatan.
FILM, KPIG, SMGR, dan TCPI melengkapi daftar dari sektor hiburan, pariwisata, semen, serta pelayaran batu bara. Penyesuaian ini menunjukkan cakupan perubahan yang melintasi sejumlah kelompok usaha.
Tinjauan Tahunan Negara MSCI
MSCI mengumumkan hasil Tinjauan Tahunan Negara 2026 untuk MSCI Frontier Emerging Markets pada 13 Agustus 2026. Dalam pengumumannya, lembaga tersebut memastikan tidak ada perubahan daftar negara Emerging Markets yang tercakup dalam indeks itu.
“Tidak akan ada perubahan pada daftar Emerging Markets yang saat ini tercakup dalam Indeks MSCI Frontier Emerging Markets sebagai hasil dari tinjauan ini,” tulis MSCI. Dengan hasil tersebut, Indonesia tetap berada dalam kelompok Emerging Market bersama 23 negara lain.
Brasil, China, India, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Thailand, Arab Saudi, Afrika Selatan, dan Taiwan juga termasuk dalam kelompok tersebut. Status ini terpisah dari evaluasi konstituen saham yang dilakukan MSCI dalam pembaruan indeksnya.
MSCI Frontier Emerging Markets Index dibentuk dari seluruh indeks negara dalam MSCI Frontier Markets Index dan sejumlah indeks negara pilihan dari MSCI Emerging Markets Index. Evaluasi atas konstituen Emerging Markets dilakukan secara rutin setiap tahun.
Dengan demikian, status pasar modal Indonesia tidak berubah pada tinjauan negara 2026. Perhatian investor kini tertuju pada dampak penyesuaian saham yang mulai berlaku pada penutupan pasar 31 Agustus 2026.






