Lionel Messi sudah kembali membela Inter Miami, tetapi pelatih Guillermo Hoyos menolak anggapan bahwa aktivitas tersebut menandakan dukanya telah berlalu. Hoyos meminta semua pihak memberi waktu dan tidak membebani Messi setelah wafatnya sang ayah, Jorge Messi.
Messi tampil saat Inter Miami menghadapi Club Leon dalam ajang Leagues Cup pada Kamis, 13 Agustus. Timnya kalah 2-3, sementara pemain berusia 39 tahun itu kembali mengikuti latihan pada Jumat, 14 Agustus.
Rangkaian aktivitas tersebut berlangsung tak lama setelah Messi pulang ke Rosario, Argentina, untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Inter Miami tetap menyiapkan Messi menghadapi Nashville di MLS, namun dengan perhatian terhadap batas pribadi sang pemain.
Kembali Bertanding Bukan Tanda Duka Berakhir
Hoyos menilai publik perlu membedakan kesiapan seorang pemain menjalani agenda tim dengan proses pemulihan emosionalnya. Rasa kehilangan, menurut dia, tidak dapat hilang hanya karena seseorang datang ke latihan atau bermain dalam pertandingan.
"Saya pikir semuanya perlu berjalan secara bertahap; ada rasa sakit yang mendalam, dan ini bukanlah sesuatu yang berubah dalam semalam," ujar Hoyos, dikutip ESPN. Ia menempatkan ketenangan dan kedamaian sebagai kebutuhan utama bagi Messi pada situasi ini.
Menurut Hoyos, dukungan kepada Messi tidak perlu hadir dalam bentuk banyak pertanyaan mengenai kondisinya. Orang-orang di sekelilingnya justru diminta berdiri di sisinya tanpa menciptakan tekanan baru.
"Kita perlu berdiri di sisinya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, itu membantu seseorang akhirnya menemukan jalan ke depan," kata Hoyos. Pelatih itu juga menggambarkan Messi sebagai pribadi luar biasa dengan keluarga yang luar biasa.
Agenda Messi di Tengah Masa Duka
| Waktu | Kegiatan | Situasi |
|---|---|---|
| Sabtu, 8 Agustus 2026 | Jorge Messi meninggal dunia | Wafat di Rosario, Argentina. |
| Minggu | Menghadiri pemakaman | Messi pulang ke Rosario. |
| Kamis, 13 Agustus | Melawan Club Leon | Inter Miami kalah 2-3 di Leagues Cup. |
| Jumat, 14 Agustus | Mengikuti latihan | Persiapan laga MLS melawan Nashville. |
| Minggu, 16 Agustus | Melawan Nashville | Laga MLS dijadwalkan pada pagi WIB. |
Keikutsertaan Messi dalam laga melawan Club Leon menjadi bagian dari agenda tim yang berlanjut setelah ia kembali dari Argentina. Namun, Hoyos menegaskan menit bermain dan komunikasi mengenai sang pemain harus tetap menghormati kondisi personalnya.
Jorge Messi memiliki peranan besar sejak awal perjalanan sepak bola putranya. Ia dikenal sebagai agen dan pendukung utama yang menyertai perkembangan Messi hingga menjadi salah satu tokoh terbesar dalam sepak bola dunia.
Pesan Emosional untuk Sang Ayah
Messi menyampaikan rasa kehilangan itu melalui unggahan di akun Instagram miliknya. "Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa ayah saya," tulisnya sebagai penghormatan kepada Jorge Messi.
Unggahan tersebut menggambarkan kedekatan Jorge Messi dalam kehidupan pribadi dan karier putranya. Messi juga menyatakan ketidakpastian mengenai kelanjutan karier sepak bolanya setelah kehilangan sang ayah.
Hoyos menganggap duka sebagai urusan yang sepenuhnya personal, sebagaimana persoalan hidup lain yang tidak selalu harus dijelaskan kepada publik. "Dia hanyalah seorang manusia yang sedang melalui masa sulit, dan itu adalah hal yang sepenuhnya wajar, serta kami menghormatinya sepenuh mungkin," ucapnya.






