Masa Depan Rashford Belum Aman, Rekan Setimnya Yakini Ia Bisa Mengangkat United

Marcus Rashford mendapat dukungan kuat dari dalam ruang ganti Manchester United setelah kembali bermain pada laga pramusim kontra AC Milan. Namun, dukungan itu belum menjamin masa depannya karena klub masih terbuka menerima tawaran yang dinilai sesuai.

Harry Maguire menjadi salah satu pemain yang paling tegas menyuarakan harapan agar Rashford tidak meninggalkan Old Trafford. Menurutnya, United akan kehilangan aset penting bila penyerang Inggris tersebut pergi sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September.

Rashford Kembali Membawa Ancaman

Penampilan melawan AC Milan menjadi laga pertama Rashford bersama United sejak Desember 2024. Ia masuk pada babak kedua ketika United akhirnya menelan kekalahan 2-4 di Wroclaw.

Meski tidak mencetak gol, Rashford dinilai segera memberi ancaman bagi pertahanan Milan. Maguire menyoroti pergerakan langsung sang penyerang yang membuat lini belakang lawan harus lebih waspada.

“Anda melihat ketika dia masuk, dia mengancam lini belakang dengan sangat baik. Dia bahkan bisa saja mencetak gol. Dia adalah ancaman yang sangat besar,” ujar Maguire.

Rashford tampil mengenakan nomor sembilan dalam pertandingan tersebut. Nomor itu sebelumnya diperkirakan akan dipakai Benjamin Sesko, tetapi striker tersebut absen karena cedera.

Ruang Ganti Menginginkan Ia Tetap Ada

Maguire menilai nilai Rashford tidak berhenti pada kontribusinya dalam pertandingan. Pengalaman bermain bersama selama bertahun-tahun membuatnya yakin kehadiran Rashford juga penting dalam sesi latihan.

“Saya telah bermain dengan Marcus selama bertahun-tahun dan saya tahu bahwa bermain melawannya dan bermain dengannya di latihan akan membantu kami,” tutur Maguire. Ia menilai kualitas Rashford dapat membantu meningkatkan standar permainan skuad.

Bek Inggris itu juga mengungkapkan keinginan para pemain agar Rashford bertahan. “Sebagai pemain, kami berharap dia bertahan karena jika dia bertahan, dia adalah aset besar yang kami miliki. Dia bisa meningkatkan kemampuan kami pastinya,” kata Maguire.

Youri Tielemans menyampaikan pandangan senada mengenai pentingnya karakter pemain seperti Rashford. Gelandang baru United tersebut menilai sebuah tim memang membutuhkan sosok dengan profil permainan demikian.

“Anda menginginkan pemain tipe seperti itu di tim Anda,” kata Tielemans. Pernyataan dari dua pemain itu menegaskan bahwa Rashford masih dipandang relevan dalam rencana skuad.

Klub Masih Memegang Opsi Transfer

Di sisi lain, Maguire menyadari bahwa keputusan akhir tidak semata berada di tangan pemain. Bursa transfer masih berjalan, sehingga masa depan Rashford tetap dapat berubah bila ada proposal yang memenuhi pertimbangan Manchester United.

“Tentu saja bursa transfer masih terbuka,” kata Maguire. Ia tetap mengulang harapannya agar penyerang tersebut tidak meninggalkan klub.

Ketidakpastian itu datang pada masa sulit bagi United. Maguire menyebut persiapan pramusim tim sebagai yang terburuk, padahal laga pembuka Liga Inggris melawan Hull sudah tinggal sepekan.

Kekalahan dari Milan memperbesar sorotan terhadap kesiapan tim. Bruno Fernandes gagal mengonversi penalti yang dapat menyamakan skor menjadi 2-1 pada babak pertama, dan itu merupakan kegagalan penalti keduanya secara beruntun.

Milan dalam laga tersebut dipimpin Ruben Amorim, mantan manajer United. Ia sempat menyapa para pemain dan wartawan, lalu menyatakan, “Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai Manchester United.”

Dengan waktu bursa yang terus berjalan, keputusan terkait Rashford akan menjadi bagian penting dari agenda United. Klub harus menimbang kebutuhan skuad yang sedang menghadapi pramusim berat dengan kemungkinan bisnis transfer yang masih terbuka.

Baca Juga