Tijjani Reijnders belum selalu menjadi pilihan utama Manchester City meski tampil 28 kali di Liga Inggris musim lalu. Gelandang berusia 28 tahun itu hanya memulai 19 laga sebagai starter.
Di tengah situasi tersebut, Al Qadsiah dilaporkan datang dengan tawaran kontrak bernilai besar. Paket pendapatan pemain berdarah Indonesia-Belanda itu disebut dapat mencapai 200 juta Euro atau sekitar Rp 2 triliun.
Kontras Peran dan Tawaran Baru
Reijnders saat ini menerima 11,9 juta Pounds per tahun di Manchester City, setara sekitar Rp 287 miliar. Namun, besaran gaji itu belum menjamin tempat reguler bagi dirinya dalam susunan starter.
Al Qadsiah menawarkan gaji 20 juta Euro per musim kepada Reijnders. Tawaran tersebut menempatkan kepindahan ke Arab Saudi sebagai opsi yang memiliki nilai finansial jauh lebih besar.
| Aspek | Manchester City | Al Qadsiah |
|---|---|---|
| Gaji | 11,9 juta Pounds per tahun | 20 juta Euro per musim |
| Penampilan Liga Inggris musim lalu | 28 pertandingan | Tidak tersedia |
| Jumlah starter | 19 pertandingan | Tidak tersedia |
| Durasi kontrak yang ditawarkan | Tidak tersedia | Empat musim plus opsi satu musim |
Kesepakatan Antarklub Dilaporkan Tercapai
De Telegraaf, sebagaimana dikutip sport.detik.com, melaporkan Al Qadsiah dan Manchester City telah mencapai kesepakatan mengenai transfer Reijnders. Nilai penebusan sang pemain dari Etihad Stadium disebut mencapai 61 juta Euro atau sekitar Rp 1,2 triliun.
Dengan kesepakatan tersebut, pembahasan kontrak menjadi penentu penting bagi arah karier Reijnders. Al Qadsiah menyiapkan kontrak awal selama empat musim dan memasukkan opsi tambahan satu musim.
Apabila opsi itu digunakan dan Reijnders bertahan selama lima musim penuh, total pendapatannya berpeluang mencapai 200 juta Euro. Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dari tawaran klub Arab Saudi itu.
Masih Ada Peminat Lain
Nottingham juga dikabarkan tertarik kepada Reijnders. Kehadiran peminat lain membuat gelandang tersebut masih memiliki pilihan di luar tawaran Al Qadsiah.
Meski demikian, kabar kesepakatan transfer dengan Manchester City menempatkan Al Qadsiah sebagai pihak yang semakin dekat dengan Reijnders. Keputusan pemain itu akan menentukan apakah ia bertahan di Inggris atau melanjutkan karier di Arab Saudi.
Bagi Manchester City, kepindahan tersebut dapat mengakhiri periode Reijnders yang diwarnai jumlah penampilan cukup tinggi tanpa status starter yang sepenuhnya tetap. Bagi Al Qadsiah, transfer itu akan menghadirkan pemain dengan pengalaman bermain di Liga Inggris.






