Kinerja Birokrasi Kemenpora Tembus 83 Persen, Perbaikan Tata Kelola Berlanjut

Nilai kinerja birokrasi Kementerian Pemuda dan Olahraga kini mencapai 83 persen berdasarkan penilaian Kemenpan-RB. Angka tersebut menjadi salah satu indikator yang digunakan Kemenpora untuk melihat perkembangan proses pembenahan internal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan peningkatan itu akan terus diikuti dengan langkah perbaikan. Kemenpora tidak ingin berhenti pada capaian penilaian kinerja yang telah diperoleh.

“Seperti diinformasikan sebelumnya, contoh kita terjadi peningkatan sekarang mencapai 83 persen,” kata Erick Thohir. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kemenpan-RB atas pendampingan dalam proses tersebut.

Penilaian Kinerja dan Pemeriksaan Keuangan

Peningkatan nilai birokrasi berjalan bersamaan dengan perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan. Kemenpora menerima opini tersebut pada Kamis, 13 Agustus 2026.

WTP menunjukkan hasil pemeriksaan laporan keuangan Kemenpora oleh BPK. Sementara nilai 83 persen menggambarkan hasil penilaian Kemenpan-RB terhadap kinerja birokrasi kementerian.

Aspek PembenahanHasil KemenporaPihak Terkait
Kinerja birokrasi83 persenKemenpan-RB
Pemeriksaan laporan keuanganWajar Tanpa PengecualianBadan Pemeriksa Keuangan

Kedua capaian itu dipandang sebagai catatan yang saling berkaitan dalam agenda pembenahan Kemenpora. Perbaikan yang dijalankan mencakup tata kelola internal serta penguatan kinerja birokrasi.

Erick menempatkan raihan WTP sebagai perkembangan positif bagi kementeriannya. “Alhamdulillah kita bertemu BPK, kita dapatkan WTP kembali, dan ini hal yang positif,” ujar Erick Thohir.

Arahan Presiden untuk Kementerian dan Lembaga

Menurut Erick, langkah pembenahan Kemenpora merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai transformasi birokrasi. Arahan tersebut ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga.

“Presiden mendorong yang namanya transformasi birokrasi di semua kementerian/lembaga,” kata Erick Thohir. Ia menyebut Kemenpora mendapat keleluasaan untuk menjalankan proses transformasi di internal kementerian.

Transformasi birokrasi tidak hanya diukur melalui hasil pemeriksaan keuangan. Penilaian kinerja oleh Kemenpan-RB juga menjadi bagian dari ukuran atas proses perbaikan yang ditempuh Kemenpora.

Nilai 83 persen dinilai mencerminkan peningkatan yang sudah terjadi. Namun, Kemenpora tetap menyatakan akan mendorong pembenahan lebih lanjut setelah hasil tersebut tercapai.

Pembenahan Tidak Berhenti pada Capaian Saat Ini

Kemenpora menjadikan hasil dari BPK dan Kemenpan-RB sebagai dasar untuk meneruskan evaluasi internal. Fokusnya tetap pada penguatan tata kelola dan pelaksanaan transformasi birokrasi secara konsisten.

Raihan WTP serta nilai kinerja 83 persen menunjukkan dua sisi evaluasi yang berbeda. Keduanya menjadi bagian dari upaya Kemenpora memperbaiki pelaksanaan kerja di lingkungan kementerian.

Erick menegaskan peningkatan yang telah terjadi tidak menutup kebutuhan untuk terus melakukan pembenahan. Agenda transformasi akan tetap dijalankan sesuai arahan Presiden kepada kementerian dan lembaga.

Baca Juga