Enam Pertemuan untuk Pajak Internasional, Kelas Brevet C Dimulai September 2026

Kelas Brevet Pajak C plus Sertifikasi CPTT batch ke-26 akan berlangsung dalam enam pertemuan secara daring. Program yang digelar Piranha Smart Center bersama Education Visionary Lab ini dimulai pada Senin, 14 September 2026.

Peserta akan mengikuti kelas melalui Zoom setiap Senin dan Selasa pukul 18.30 sampai 20.30 WIB. Jadwal tersebut ditujukan bagi peserta yang ingin mendalami isu pajak internasional tanpa pelaksanaan kelas tatap muka.

Aspek ProgramKeterangan
Nama programBrevet Pajak C plus Sertifikasi CPTT batch ke-26
Tanggal mulaiSenin, 14 September 2026
Jadwal kelasSenin dan Selasa, 18.30-20.30 WIB
PelaksanaanDaring melalui Zoom
PertemuanEnam kali
UjianSatu kali ujian teori pilihan ganda

Bukan Hanya Pembahasan Teori

Pelatihan tidak hanya berisi penjelasan aturan hukum dan teori perpajakan. Peserta juga akan menjalani latihan soal serta studi kasus yang menyangkut subjek dan objek pajak dari dalam maupun luar negeri.

Metode tersebut dipakai untuk membantu peserta melihat penerapan ketentuan pajak dalam berbagai situasi. Satu ujian teori berbentuk pilihan ganda juga dijadwalkan sebagai evaluasi dalam program ini.

Fokus pembelajaran berada pada persoalan perpajakan yang muncul saat transaksi tidak lagi terbatas di dalam negeri. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika penghasilan, pihak yang bertransaksi, atau aktivitas usaha berkaitan dengan lebih dari satu negara.

Materi yang dibahas mencakup pajak internasional dan pajak berganda internasional. Peserta juga akan mempelajari pemajakan atas penghasilan luar negeri yang diterima wajib pajak dalam negeri.

Kredit Pajak dan Transfer Pricing

Program turut memasukkan pembahasan mengenai kredit pajak luar negeri. Materi ini dilengkapi dengan transfer pricing sebagai bagian dari ruang lingkup pajak lintas negara.

Rangkaian topik tersebut disusun untuk peserta yang ingin memperluas pemahaman profesional pada bidang perpajakan internasional. Pemegang Brevet Pajak A dan B menjadi salah satu kelompok yang dituju dalam pelatihan ini.

Selain lulusan Brevet A dan B, program menyasar staf administrasi keuangan dan konsultan pajak. Pelaku bisnis ekspor impor pada perusahaan multinasional juga disebut sebagai calon peserta yang relevan.

Menurut informasi yang dimuat detik.com, program ini disiapkan bagi pihak yang ingin mendalami perpajakan internasional secara profesional. Penekanannya berada pada tantangan pajak ketika aktivitas usaha melampaui transaksi domestik.

Sertifikat dan Akses Konsultasi

Peserta akan memperoleh sertifikat pelatihan dalam bentuk berkas digital dan cetak. Fasilitas yang tersedia juga mencakup e-modul, rekaman video pembelajaran, serta akses konsultasi selama dan setelah pelatihan.

Program membuka kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan gelar nonakademik Certified Professional Tax Technician atau CPTT. Gelar itu diterbitkan oleh Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia yang disebut memiliki izin resmi Kemenkumham.

Dokumen sertifikasi dapat menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi yang dipelajari dalam bidang perpajakan internasional. Pendaftaran batch ke-26 dilakukan melalui detikevent sebelum kuota kelas terpenuhi.

Baca Juga