Random
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
»Gadget» Tampilan Hasil AI Google Kini Lebih Bersih, Jejak SynthID Tidak Ikut Hilang

Tampilan Hasil AI Google Kini Lebih Bersih, Jejak SynthID Tidak Ikut Hilang

AlgoritMU
By: Redaksi AlgoritMU Published:15 Agustus 2026 | 4:26 pm
Tampilan Hasil AI Google Kini Lebih Bersih, Jejak SynthID Tidak Ikut Hilang
Google Gemini watermark AI image metadata (Img: gpt-watermark-remover.com)

Watermark di sudut hasil AI Google tidak lagi harus tampil permanen. Pengguna akan dapat menghapus penanda visual tersebut, tetapi jejak penggunaan AI tetap melekat melalui sistem yang tidak terlihat.

Google mempertahankan SynthID dan C2PA Metadata pada konten yang dihasilkan. Artinya, tampilan yang lebih bersih tidak membuat gambar, video, atau lagu menjadi sepenuhnya tanpa informasi asal-usul.

Penghapusan Visual Bukan Penghapusan Identitas

SynthID merupakan watermark yang tidak tampak langsung pada konten. Sementara itu, C2PA Metadata tetap menyertai informasi yang melekat pada hasil generatif.

Menurut GSM Arena, dua penanda tersebut memungkinkan asal konten AI tetap diperiksa. Pengguna dapat menanyakan kepada Gemini apakah sebuah gambar dibuat menggunakan AI.

Baca Juga
  • Baterai 7.100 mAh Bukan Satu-satunya Andalan Motorola Edge 70 Max
  • Pre-order Galaxy Z8 Series Naik 50%, Fold 8 Mendominasi Pesanan di Kawasan

Gemini akan memberi tahu pengguna bila gambar itu memang berasal dari AI. Fungsi ini tetap berjalan meskipun watermark yang sebelumnya terlihat pada tampilan telah dihapus.

Kebijakan tersebut menempatkan kontrol visual di tangan pengguna tanpa menghentikan identifikasi AI oleh Google. Perbedaan ini penting karena watermark di layar dan penanda asal konten memiliki fungsi yang berbeda.

Opsi Baru untuk Beberapa Bentuk Konten

Pengaturan penghapusan watermark akan tersedia melalui Gemini dan Flow. Google juga berencana menyediakan opsi serupa di AI Mode pada Google Search dalam waktu dekat.

Cakupannya tidak berhenti pada gambar. Video yang dibuat oleh Gemini Omni serta lagu hasil Lyria juga masuk dalam kebijakan penghapusan watermark visual.

KontenProduk AI GooglePengaturan Watermark
GambarGemini dan Nano BananaDapat dihapus sesuai pilihan
VideoGemini OmniDapat dihapus sesuai pilihan
LaguLyriaDapat dihapus sesuai pilihan

Perluasan ini membuat kebijakan tampilan baru berlaku pada beberapa kategori karya generatif Google. Pengguna dapat menentukan hasil akhir yang tidak memuat tanda visual mencolok di layar.

Watermark pada gambar Nano Banana sebelumnya muncul di sudut kanan bawah. Keberadaannya membuat keluaran tersebut mudah dibedakan dari gambar model ChatGPT terbaru yang tidak menampilkan tanda visual sejenis.

Tidak Berlaku di Semua Negara

Google menegaskan bahwa pilihan menghapus watermark akan dibatasi oleh aturan hukum setempat. Watermark visual tetap wajib dipertahankan di negara yang mengharuskannya.

Situasi ini dapat membuat ketersediaan fitur berbeda antarwilayah. Google belum menyebutkan negara mana saja yang tetap mewajibkan penanda visual tersebut.

Perubahan ini memberi keleluasaan baru bagi pengguna yang mengutamakan tampilan hasil kreasi. Namun, keberadaan SynthID dan C2PA Metadata memastikan informasi penggunaan AI tetap dapat dilacak melalui Gemini.

Dengan demikian, tanda yang tampak di layar dapat dihilangkan pada wilayah tertentu, sedangkan identitas AI tetap berada di belakang konten. Google mempertahankan keseimbangan antara kebebasan tampilan dan mekanisme pemeriksaan asal karya generatif.

Add as preferred sourceon Google+

C2PA MetadataGeminiSynthid
X Facebook LinkedIn WhatsApp Telegram
Baca Juga
Baterai 7.100 mAh Bukan Satu-satunya Andalan Motorola Edge 70 Max
Baterai 7.100 mAh Bukan Satu-satunya Andalan Motorola Edge 70 Max
Gadget18 Agu 2026
Pre-order Galaxy Z8 Series Naik 50%, Fold 8 Mendominasi Pesanan di Kawasan
Pre-order Galaxy Z8 Series Naik 50%, Fold 8 Mendominasi Pesanan di Kawasan
Gadget18 Agu 2026
Tekanan Pasokan AI Mengancam Jadwal iPhone 18, Varian Reguler Bisa Menunggu 2027
Tekanan Pasokan AI Mengancam Jadwal iPhone 18, Varian Reguler Bisa Menunggu 2027
Gadget18 Agu 2026
Boltt Evo 4G Tak Kalah di Baterai dan Layar, Ace 5G Unggul pada Kamera 64MP
Boltt Evo 4G Tak Kalah di Baterai dan Layar, Ace 5G Unggul…
Gadget18 Agu 2026
Warna Merah dan Logo Putih Jadi Andalan JBL Go 5 Supreme Edition yang Speknya Sama
Warna Merah dan Logo Putih Jadi Andalan JBL Go 5 Supreme Edition…
Gadget18 Agu 2026
Samsung Siapkan Beta Modern Warfare 4, Odyssey G9 Andalkan Layar 32:9
Samsung Siapkan Beta Modern Warfare 4, Odyssey G9 Andalkan Layar 32:9
Gadget18 Agu 2026
Terkini
1
Usai Gempa, Lima SPBU Flores Masih Dipantau saat 47 Titik Layanan Sudah Pulih
Bisnis18 Agu 2026
2
Remo Mengintai Internacional, Selisih Tipis Bisa Mengubah Peta Papan Bawah
Olahraga18 Agu 2026
3
Harga Batu Bara Berpotensi Normal, AADI dan ITMG Tetap Diincar Analis
Bisnis18 Agu 2026
4
Bukan Lagi Insan Komisi, Setya Budi Dias Tak Masuk Mekanisme Etik KPK
Nasional18 Agu 2026
5
Dari Kritik Desain ke Rp 712 Miliar, Chassis 0 Ferrari Luce Jadi Mobil Baru Termahal
Internasional18 Agu 2026
6
8 Desakan dari Bundaran HI, BEM UI Soroti Harga Pangan sampai Bencana NTT
News18 Agu 2026
Algoritmu.id menyajikan berita terkurasi dengan perspektif baru yang ringkas, relevan, dan nyaman dibaca.
Halaman
  • About
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Kategori
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
© 2026 AlgoritMU All rights reserved