JBL Go 5 Supreme Edition tidak membawa peningkatan spesifikasi dibandingkan versi reguler, meski hadir sebagai rilisan terbatas. Daya tarik utamanya terletak pada bodi merah khas Supreme, logo putih, dan tombol fisik yang juga berwarna putih.
Artinya, pembeli memperoleh speaker portabel dengan identitas visual berbeda, tetapi kemampuan inti tetap sama. Perbedaan ini penting bagi calon pembeli yang mempertimbangkan edisi kolaborasi karena fitur audio, baterai, dan konektivitasnya tidak disebut mengalami perubahan.
Supreme menyiapkan speaker tersebut untuk koleksi Fall/Winter 2026. Informasi harga, jadwal penjualan, serta jumlah unit produksi masih belum diungkapkan.
Desain Menjadi Pembeda Utama
Logo Supreme berwarna putih dicetak pada bodi speaker untuk menonjolkan kolaborasi ini. Logo JBL tetap berada pada lanyard dengan tampilan huruf khas merek tersebut.
Tombol putih menggantikan tombol merah yang digunakan pada JBL Go 5 reguler. Warna merahnya pun disebut berbeda dari pilihan merah standar yang sudah tersedia pada lini JBL Go 5.
JBL menyediakan Go 5 reguler dalam sepuluh warna, sehingga pilihan merah bukan hal baru pada produk dasarnya. Namun, perpaduan merah, logo putih, dan status edisi terbatas memberikan alasan tersendiri bagi penggemar Supreme untuk melirik model ini.
Bentuk perangkat tidak berubah dari speaker ringkas JBL Go 5. Dengan ukuran 101 x 77,4 x 43 mm dan bobot sekitar 230 gram, speaker tersebut dirancang untuk mudah dibawa dalam penggunaan sehari-hari.
Audio dan Konektivitas Mengikuti JBL Go 5 Standar
Speaker ini memakai driver 4,8W dengan penyetelan dari tim Harman Acoustics. Pengaturan karakter suara tersedia melalui equalizer 7-band dalam aplikasi JBL Portable.
Bluetooth 6.0 menjadi koneksi nirkabel utama dengan dukungan codec SBC, AAC, dan LC3. Fitur Bluetooth Auracast memungkinkan pengguna memasangkan speaker dengan perangkat kompatibel lain untuk memperluas keluaran suara.
JBL turut menyediakan AirTouch untuk menghubungkan dua unit secara cepat sebagai speaker stereo. Konfigurasi tersebut membagi kanal audio kiri dan kanan tanpa penambahan perangkat lain.
| Bagian | Rincian |
|---|---|
| Driver | 4,8W dengan penyetelan Harman Acoustics |
| Koneksi | Bluetooth 6.0 dan USB-C dengan DAC terintegrasi |
| Codec | SBC, AAC, dan LC3 |
| Waktu pemutaran | Hingga 10 jam dalam mode Playtime Boost |
| Ketahanan | IP68 dan dirancang tahan jatuh |
| Pencahayaan | Lampu ambient yang dapat diatur melalui aplikasi |
USB-C untuk Pemutaran Audio Langsung
Port USB-C pada JBL Go 5 dilengkapi chip DAC bawaan. Dengan dukungan ini, speaker dapat dihubungkan langsung ke laptop atau ponsel untuk memutar audio tanpa kompresi nirkabel.
Mode Playtime Boost menawarkan waktu pemutaran hingga 10 jam. Perangkat juga mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta dirancang agar mampu menahan jatuh.
Pencahayaan ambient di sepanjang sisi bodi dapat disesuaikan lewat aplikasi pendamping. Fitur tersebut tetap menjadi bagian dari paket JBL Go 5 standar, bukan tambahan khusus untuk model Supreme.
JBL Go 5 Supreme Edition pada akhirnya mengutamakan nilai koleksi ketimbang pembaruan teknis. Pengguna yang menginginkan kemampuan audio yang sama tanpa penekanan pada desain kolaborasi dapat mempertimbangkan JBL Go 5 reguler.






