Harga Toyota Corolla di Singapura mencapai S$179.888 atau sekitar Rp2,50 miliar setelah memasukkan sertifikat, registrasi, dan pajak. Porsi biaya terbesar berasal dari Certificate of Entitlement atau COE kategori A yang pada lelang Agustus tercatat S$123.890.
Nilai COE itu setara sekitar Rp1,72 miliar dan belum mencakup harga dasar mobil serta beban kepemilikan lain. Sertifikat tersebut pun hanya memberikan hak memakai kendaraan selama 10 tahun.
Biaya kepemilikan juga terlihat pada model lain yang dipasarkan di Singapura. Honda Civic non-hybrid dibanderol S$211.899, sementara Mercedes-Benz GLE mencapai S$572.888.
Harga Tiga Mobil di Singapura
| Model | Harga di Singapura | Nilai rupiah dalam laporan |
|---|---|---|
| Toyota Corolla | S$179.888 | Sekitar Rp2,50 miliar |
| Honda Civic non-hybrid | S$211.899 | Sekitar Rp2,95 miliar |
| Mercedes-Benz GLE | S$572.888 | Sekitar Rp7,97 miliar |
Harga kendaraan tersebut mencerminkan sistem pengendalian jumlah mobil yang diterapkan pemerintah Singapura. Negara itu melelang COE dua kali setiap bulan dengan kuota terbatas untuk menjaga populasi kendaraan sekitar 1 juta unit.
Jumlah tersebut dibatasi di tengah populasi Singapura yang sekitar 6,1 juta orang. Akibatnya, calon pemilik kendaraan harus bersaing memperoleh sertifikat sebelum dapat mendaftarkan mobil.
Persaingan pada kategori A masih terlihat kuat dalam lelang terakhir. Data Land Transport Authority mencatat 1.522 penawaran, sedangkan kuota yang tersedia hanya 1.226 sertifikat.
Artinya, 302 peminat tidak mendapatkan COE pada putaran tersebut. Keterbatasan pasokan inilah yang menjaga harga sertifikat tetap tinggi meski nilainya turun dari puncak Juli sebesar S$129.000.
Permintaan Kendaraan Kecil Tetap Tinggi
COE kategori A diperuntukkan bagi mobil non-listrik hingga 1.600 cc dan tenaga maksimum 97 kW. Untuk mobil listrik penuh, kategori ini berlaku bagi kendaraan dengan tenaga hingga 110 kW.
Menteri Transportasi Jeffrey Siow, saat menjawab pertanyaan parlemen pada Mei, menyebut minat terhadap kendaraan tetap tinggi. Menurutnya, harga mobil listrik yang kompetitif bertemu dengan pasokan sertifikat kendaraan kecil yang justru menurun.
Reuters yang dikutip CNN Indonesia melaporkan harga COE kategori A telah melonjak empat kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi. Tren itu memperlihatkan biaya masuk untuk memiliki mobil kecil belum kembali ke tingkat sebelumnya.
Pergerakan harga COE juga berubah cepat dalam beberapa periode lelang. Pada awal 2026, nilai kategori A tercatat S$102.009, sedangkan pada Oktober 2023 sertifikat mobil besar pernah melampaui US$77.500.
Perbedaan Harga Antar Kategori
| Kategori | Jenis kendaraan | Harga COE |
|---|---|---|
| A | Mobil kecil dan mobil listrik tertentu | S$123.890 |
| B | Mobil berkapasitas atau tenaga lebih besar | S$129.910 |
| C | Angkutan barang dan bus | S$91.545 |
| D | Sepeda motor | S$10.503 |
| E | Semua kendaraan kecuali sepeda motor | S$131.000 |
Ketentuan tenaga dalam kategori A turut mendorong penyesuaian produk oleh produsen otomotif. Reuters melaporkan sejumlah pabrikan memangkas tenaga mesin model tertentu agar memenuhi syarat kategori yang lebih terjangkau.
Dengan kuota yang ketat, harga COE menjadi faktor dominan dalam harga mobil di Singapura. Selama permintaan tetap melebihi jumlah sertifikat yang dilelang, biaya kepemilikan kendaraan diperkirakan sulit turun tajam.






