Gempa Flores Ganggu Rute Udara, Ende Batal tetapi Enam Tujuan dari Kupang Tetap Jalan

Gempa yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8) tidak menghentikan seluruh layanan udara dari Kupang. Enam tujuan masih dilayani normal, sementara penerbangan ke Ende telah dibatalkan dan sejumlah rute lain masih menunggu kepastian.

Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo menjadi tujuan yang tetap dapat dilayani dari Bandara Internasional El Tari Kupang. Penumpang ke enam wilayah tersebut tetap perlu memeriksa pembaruan jadwal dari maskapai masing-masing.

Enam Rute Tetap Dilayani

Kelangsungan penerbangan dari Kupang ditentukan oleh kesiapan bandara tujuan di Flores. Bandara Internasional El Tari sendiri dilaporkan tidak terdampak gempa dan seluruh fasilitas pendukung operasional berada dalam kondisi normal.

Dengan kondisi itu, gangguan tidak berasal dari sisi keberangkatan di Kupang. Pemeriksaan dan penetapan operasional pada bandara penerima menjadi penentu apakah sebuah penerbangan dapat diteruskan atau harus dibatalkan.

TujuanStatus PenerbanganCatatan Operasional
EndeDibatalkanDua penerbangan Wings Air tidak beroperasi.
RutengDalam koordinasiKesiapan bandara tujuan masih dipantau.
BajawaBelum pastiKoordinasi status bandara masih berlangsung.
Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, Labuan BajoNormalLayanan dari Kupang tetap tersedia.

Ende Menjadi Rute yang Sudah Dibatalkan

Dampak paling nyata dialami calon penumpang tujuan Ende. Wings Air mengajukan pembatalan penerbangan IW 1831 dan IW 1957 dari Kupang, sehingga 126 penumpang harus menunda keberangkatan.

Pihak bandara menyatakan penumpang yang terdampak pembatalan akan memperoleh proses pengembalian dana tiket. Langkah tersebut menjadi tindak lanjut bagi penumpang yang tidak dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal awal.

PT Angkasa Pura Indonesia mengimbau calon penumpang agar memantau informasi resmi dari maskapai. Pembatalan penerbangan merupakan kewenangan maskapai yang mempertimbangkan kondisi operasional, keselamatan, dan keamanan penerbangan.

Ruteng dan Bajawa Belum Memiliki Status Akhir

Penerbangan menuju Ruteng masih melalui proses koordinasi. Kesiapan bandara tujuan menjadi informasi utama yang dibutuhkan sebelum maskapai menetapkan kelanjutan penerbangan pada rute tersebut.

Status serupa juga berlaku untuk Bajawa yang belum mendapat konfirmasi akhir. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menyebut koordinasi masih dilakukan untuk memastikan operasional bandara tujuan.

Teguh menyampaikan, “Untuk penerbangan menuju Bajawa, pihak bandara masih melakukan koordinasi untuk memastikan status operasional bandar udara tujuan.” Karena itu, penumpang ke Bajawa perlu memastikan jadwal terbaru sebelum berangkat ke bandara.

Perbedaan status antarrute menunjukkan dampak gempa tidak merata pada jaringan penerbangan dari Kupang. Rute dengan bandara tujuan yang siap beroperasi tetap dilayani, sedangkan rute lainnya mengikuti hasil penilaian operasional.

Penumpang yang memiliki perjalanan menuju Flores dianjurkan tidak hanya mengandalkan jadwal sebelumnya. Konfirmasi langsung kepada maskapai diperlukan terutama untuk rute Ende, Ruteng, dan Bajawa.

Baca Juga