Saat Daya Habis, Mobil Listrik Tak Langsung Bisa Didorong meski di Netral

Mobil listrik yang benar-benar kehabisan daya tidak dapat langsung dipindahkan ke posisi netral untuk didorong. Penyebabnya, pemilih transmisi elektronik tidak bisa bekerja ketika sistem kelistrikan kendaraan tidak aktif.

Kondisi ini perlu diperhatikan ketika kendaraan berhenti di area yang sempit atau harus dipindahkan oleh pihak lain. Berbeda dengan anggapan umum, mobil listrik bukan tidak dapat didorong, melainkan membutuhkan sistem yang masih memiliki daya serta prosedur yang tepat.

Dalam keadaan darurat, sistem kendaraan dapat diberi daya sementara melalui jumper aki 12 volt. Setelah sistem aktif kembali, pengemudi atau petugas dapat memindahkan kendaraan ke posisi netral sesuai kebutuhan.

Netral tidak selalu membuat roda bebas bergerak

Masalah berikutnya dapat muncul meski mobil sudah berada di posisi netral. Pada banyak mobil listrik, pembukaan pintu dalam kondisi tersebut dapat membuat rem parkir elektronik kembali mengunci roda.

Akibatnya, mobil yang hendak didorong untuk parkir paralel bisa tidak bergerak sebagaimana diharapkan. Pengguna tidak cukup hanya mengubah posisi transmisi, terutama apabila kendaraan akan ditinggalkan saat proses penggeseran dilakukan.

Pengaturan yang diperlukan adalah mode derek atau towing mode. Fitur ini memungkinkan kendaraan tetap berada di posisi netral tanpa rem parkir elektronik langsung mengunci roda.

Ketika mode derek aktif, mobil listrik dapat digeser secara manual untuk keperluan parkir paralel. Fitur yang sama juga dapat digunakan saat kendaraan perlu dipindahkan atau ditangani dalam situasi derek tertentu.

Setiap model memiliki tahapan berbeda

Tata cara mengaktifkan mode derek tidak seragam pada semua merek dan model. Pemilik kendaraan disarankan memeriksa buku manual agar langkah pengaktifan tidak keliru.

Informasi tersebut juga penting bagi petugas parkir atau pihak yang membantu memindahkan kendaraan. Kesalahan penanganan dapat membuat roda terkunci ketika ruang gerak mobil justru sangat terbatas.

Menurut Mahaendra Gofar, Co-founder EVSafe sekaligus dosen di National Battery Research Institute, mobil listrik memang dirancang untuk kebutuhan seperti parkir paralel. “Mobil listrik itu sudah dirancang untuk kebutuhan seperti parkir paralel. Ada yang namanya towing mode atau mode derek, jadi mobil bisa tetap di posisi netral dan tidak mengunci,” ujarnya kepada Kompas.com.

Pengoperasian kendaraan listrik berbeda dari sebagian kendaraan konvensional karena sistem transmisi dan rem parkirnya dikendalikan secara elektronik. Pada kendaraan bermesin bensin atau diesel tertentu, posisi netral dapat dipertahankan lebih mudah tanpa pengaturan elektronik tambahan.

Gofar juga menekankan bahwa kemampuan mobil listrik untuk didorong masih tersedia selama cara penanganannya benar. “Jadi bukan berarti mobil listrik tidak bisa didorong. Bisa, selama tahu caranya dan sistemnya masih ada daya,” katanya.

Karena itu, pengemudi perlu memastikan dua hal sebelum mobil listrik digeser, yakni daya sistem masih tersedia dan mode derek telah diaktifkan. Kedua langkah tersebut menentukan apakah kendaraan dapat dipindahkan tanpa roda terkunci.

Baca Juga