822 Drone Dicegat Semalam, Serangan Rusia-Ukraina Renggut 19 Nyawa

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah mencegat 822 drone di seluruh negeri sepanjang malam Minggu, 16 Agustus. Di tengah skala serangan itu, sedikitnya 19 orang tewas di kedua sisi konflik Rusia-Ukraina.

Angka tersebut menunjukkan bahwa serangan udara tidak hanya menyasar kawasan dekat garis depan. Permukiman, fasilitas industri, dan ruang publik warga ikut terkena dampaknya.

Gubernur wilayah Moskow Andrey Vorobyov menggambarkan serangan itu sebagai salah satu serangan drone terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Korban di Rusia tercatat di Rostov, Belgorod, Kursk, dan Moskow.

Di wilayah Rostov, Rusia selatan, serangan drone Ukraina menghantam kawasan permukiman dan menewaskan lima orang. Gubernur Rostov Yuri Slusar menyampaikan kabar tersebut setelah serangkaian serangan terjadi.

Tiga orang lainnya dilaporkan tewas di Belgorod, Kursk, dan Moskow. Sementara itu, empat korban jiwa tercatat di bagian Ukraina yang berada di bawah pendudukan Rusia.

Serangan menjangkau kota-kota Ukraina

Korban tewas di Ukraina berjumlah tujuh orang, tersebar di Kryvyi Rih, Zaporizhzhia, Sumy, dan Donetsk. Serangan Rusia di kota-kota itu turut merusak kegiatan industri serta ruang yang digunakan warga sehari-hari.

WilayahKorban TewasLokasi yang Disebut
Rusia8 orangRostov, Belgorod, Kursk, Moskow
Ukraina diduduki Rusia4 orangBagian wilayah Ukraina yang diduduki
Ukraina7 orangKryvyi Rih, Zaporizhzhia, Sumy, Donetsk

Di Kryvyi Rih, drone dan rudal menghantam fasilitas ArcelorMittal, salah satu produsen baja terbesar Ukraina. Dua orang tewas dan 14 orang terluka akibat serangan di pabrik tersebut.

Perusahaan menyatakan sebagian operasional dihentikan karena fasilitas produksi inti mengalami kerusakan. Serangan lain di Kryvyi Rih pada Minggu malam menewaskan satu orang lagi.

Zaporizhzhia di tenggara Ukraina melaporkan dua korban tewas. Sumy di wilayah perbatasan dan Donetsk di bagian timur masing-masing mencatat satu orang meninggal.

Pasar buku Kyiv terbakar

Serangan juga menghantam pasar buku terbuka Pochaina di Kyiv, yang dikenal sebagai lokasi penjualan buku langka dan antik. Empat kios milik Dmytro Semenukha terbakar hingga hangus.

Kepada AFP, Semenukha menyampaikan, “Dulu ada toko. Dan buku-buku, dan bendera dari semua negara, semua negara. Banyak sekali. Dan hanya itu.” Kehilangan tersebut menambah dampak serangan terhadap kehidupan warga di luar lokasi industri dan permukiman.

Dalam unggahan media sosial mengenai serangan semalam, Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan Rusia menyerang infrastruktur sipil di lokasi yang dapat dijangkau rudal balistiknya. Ia mengatakan kota-kota Ukraina selama sepekan terakhir menerima lebih dari 1.550 drone serang, hampir 1.560 bom udara berpemandu, dan 62 rudal.

Zelensky kembali meminta sekutu Ukraina meningkatkan kemampuan pertahanan udara. Di tengah saling serang, penggunaan drone dan rudal terus memperluas risiko konflik dari medan perang ke pusat kegiatan warga sipil.

Baca Juga