Keinginan memperluas pandangan hidup menjadi alasan Zhang Linghe meninggalkan jalur teknik elektro untuk memasuki industri akting. Ia menilai tetap berada di bidang yang sudah dikenal dapat membuat perspektif seseorang menjadi sempit.
Pandangan itu disampaikan aktor OVERDO tersebut ketika menjelaskan pilihan kariernya dalam siaran langsung Bvlgari pada Sabtu (15/8/2026). Keputusan itu sebelumnya memicu kecemasan dari orang tua, kerabat, hingga teman-temannya.
“Yang saya katakan kepada mereka adalah, jika saya tidak keluar dari zona nyaman dan tidak mengeksplorasi hal-hal yang belum saya kenal, sudut pandang saya akan menjadi sangat sempit,” tutur Zhang Linghe. Ia memandang dunia akting sebagai kesempatan untuk mengenal lebih banyak sisi kehidupan.
Pilihan yang Berbeda dari Pendidikan Awal
Sebelum menjadi aktor, Zhang Linghe mempelajari teknik elektro selama bertahun-tahun. Latar pendidikan itu membuat perpindahannya ke industri hiburan tampak jauh lebih besar di mata keluarga.
Ia menyebut keluarganya melihat perubahan tersebut sebagai peralihan ke bidang yang benar-benar berbeda. Mereka pun membayangkan berbagai kesulitan yang dapat muncul dalam perjalanan kariernya.
Industri hiburan dipandang sebagai dunia yang tidak mudah dipahami oleh orang-orang terdekatnya. Ketidaktahuan mengenai situasi di dalam industri itu menjadi salah satu sumber kekhawatiran mereka.
“Orang tua saya, kerabat lainnya, bahkan teman-teman saya mungkin justru lebih mengkhawatirkan pilihan ini daripada saya sendiri. Mereka menganggapnya sangat, sangat berisiko,” ujar Zhang Linghe.
Kekhawatiran tentang Tekanan Kerja
Keluarga Zhang Linghe tidak hanya memikirkan perubahan bidang pekerjaannya. Mereka juga mengkhawatirkan tekanan dan tuntutan yang harus dipikulnya sebagai seseorang yang bekerja di industri hiburan.
Menurut Zhang Linghe, orang-orang terdekatnya mempertanyakan seberapa banyak kesulitan yang akan ia lewati. Mereka juga mencemaskan kemampuannya menghadapi beban yang datang bersama profesi tersebut.
“Mereka khawatir tentang berapa banyak kesulitan yang harus saya lalui, berapa banyak hal yang harus saya tanggung, dan seberapa besar tekanan yang harus saya pikul. Mereka khawatir bagaimana saya akan menghadapinya,” lanjutnya.
Ada pula rasa khawatir karena keluarganya merasa tidak dapat melindunginya setelah ia masuk ke dunia hiburan. Zhang Linghe mengatakan perasaan itu muncul dari sudut pandang keluarga yang melihat industri tersebut penuh tantangan.
“Dari sudut pandang mereka, jika saya masuk ke industri ini, mereka merasa tidak akan bisa melindungi saya,” katanya. Kekhawatiran itu tetap ia pahami meski ia tidak mengubah arah kariernya.
Akting sebagai Ruang Bertumbuh
Bagi Zhang Linghe, memilih akting bukan semata-mata keputusan berganti pekerjaan. Ia menempatkan pengalaman di bidang baru sebagai cara untuk terus belajar dan mengembangkan cara melihat kehidupan.
Ia tidak ingin rasa aman dalam jalur yang telah dikuasainya menjadi alasan untuk berhenti mengeksplorasi kemungkinan lain. Liputan6 mencatat, dorongan untuk memasuki dunia yang belum dikenalnya menjadi dasar penting dari keputusannya.
Langkah Zhang Linghe menunjukkan bahwa kekhawatiran keluarga tidak selalu berarti penolakan terhadap pilihan seseorang. Dalam kasusnya, kekhawatiran itu berjalan berdampingan dengan tekadnya untuk mengambil risiko dan bertumbuh melalui akting.






