Undangan BWF ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 membuat Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran harus mengalihkan fokus persiapan mereka lebih cepat ke New Delhi. Pasangan ganda campuran tersebut sebelumnya dijadwalkan menatap dua turnamen di Pontianak pada akhir Agustus hingga awal September.
Perubahan agenda itu hadir setelah Indonesia memperoleh tiga tambahan wakil untuk Kejuaraan Dunia. Kontingen Indonesia kini memiliki total 14 wakil untuk turnamen yang akan berlangsung pada 17-23 Agustus di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India.
Thesya menyebut Bimo/Thesya siap merespons kesempatan yang datang di tengah program latihan. “Kami sedang persiapan ke dua turnamen di Pontianak pada akhir Agustus sampai awal September. Lalu tiba-tiba harus main di Kejuaraan Dunia pastinya kami siap,” katanya dalam keterangan tertulis federasi.
Menurut Thesya, persiapan menuju kejuaraan tersebut akan menaruh perhatian pada mental, kerja keras, dan keyakinan. Faktor-faktor itu dinilai penting ketika pasangan muda harus menghadapi pertandingan di level tertinggi.
Tiga Undangan Menambah Daftar Indonesia
BWF memberikan undangan kepada tiga pasangan Indonesia dari dua sektor ganda. Selain Bimo/Thesya, undangan diterima Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine di ganda putri serta Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di ganda campuran.
| Pasangan | Sektor | Keterangan |
|---|---|---|
| Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine | Ganda putri | Tambahan undangan BWF |
| Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran | Ganda campuran | Tambahan undangan BWF |
| Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja | Ganda campuran | Tambahan undangan BWF |
Sebelum daftar tambahan diumumkan, Indonesia telah memiliki 11 wakil di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Masuknya tiga pasangan tersebut memperluas kekuatan kontingen sekaligus memberi lebih banyak atlet kesempatan merasakan persaingan di turnamen itu.
Tambahan peserta Indonesia didominasi sektor ganda. Ganda campuran mendapat dua pasangan baru, sedangkan ganda putri memperoleh satu tambahan pasangan.
Rehan/Gloria menjadi bagian dari penguatan ganda campuran bersama Bimo/Thesya. Sementara itu, Isyana/Rinjani membawa tambahan opsi bagi Indonesia di sektor ganda putri.
Isyana/Rinjani Membawa Modal Pengalaman
Isyana/Rinjani datang ke daftar peserta dengan catatan positif pada musim berjalan. Pasangan ini pernah mencapai perempatfinal Thailand Open 2026 level Super 500 sebelum memperoleh kesempatan tampil di New Delhi.
Capaian tersebut menjadi salah satu pengalaman internasional yang telah dikumpulkan pasangan muda itu. Kejuaraan Dunia memberi mereka arena lain untuk meningkatkan jam terbang menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara.
Isyana mengatakan undangan tersebut menjadi kabar yang tidak diduga oleh dirinya dan Rinjani. “Kaget banget pastinya, tidak menyangka bisa main di Kejuaraan Dunia tahun ini. Kami tidak sabar untuk merasakan atmosfernya,” ujar Isyana.
Pasangan tersebut tetap menjalani latihan intensif di Pelatnas menjelang turnamen. Isyana menyebut target utama mereka adalah menyerap pengalaman sebanyak mungkin sambil berusaha memberikan permainan dan hasil terbaik.
“Kami mau ambil pelajaran dan pengalaman yang banyak di Kejuaraan Dunia ini. Harapannya bisa memberikan permainan terbaik dan hasil terbaik juga,” kata Isyana. Pernyataan itu menunjukkan bahwa kesempatan di New Delhi dipandang sebagai tahap penting dalam perkembangan pasangan tersebut.
Target Persiapan Menuju Agustus
Kejuaraan Dunia akan digelar selama tujuh hari di Indira Gandhi Stadium. Jadwal pada 17-23 Agustus memberi para peserta Indonesia batas waktu yang jelas untuk menyiapkan aspek teknis dan mental.
Sport.detik.com mencatat bahwa tambahan tiga wakil memperbesar jumlah atlet Indonesia yang bisa menghadapi langsung atmosfer kompetisi Kejuaraan Dunia. Bagi pasangan muda, keikutsertaan ini membuka peluang belajar dari persaingan pada panggung internasional yang lebih besar.
Indonesia kini berangkat dari daftar 14 wakil, bukan lagi 11 wakil seperti komposisi awal. Kesiapan setiap pasangan akan menjadi perhatian menjelang turnamen, terutama bagi mereka yang baru memperoleh undangan dari BWF.






