Bukan Sekadar RS 457 Tanpa Fairing, Tuono 457 Kejar Nyaman dan Respons Kota

Aprilia Tuono 457 Special Edition tidak hanya menghilangkan fairing dari Aprilia RS 457. Motor ini mendapat revisi ergonomi, rasio penggerak akhir, dan penyetelan suspensi untuk mengejar karakter penggunaan jalan raya yang lebih santai.

Hasilnya adalah naked sport bermesin 457 cc yang tetap membawa tenaga hampir 48 hp. Tuono 457 menyasar pengendara yang menginginkan respons mesin dua silinder tanpa posisi berkendara yang terlalu menunduk.

Respons putaran bawah hingga menengah diperkuat

Mesin parallel twin 457 cc pada Tuono 457 menggunakan pendingin cairan, DOHC 8 katup, serta transmisi manual enam percepatan. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal sekitar 47,6 hp pada 9.400 rpm dan torsi puncak 43,5 Nm pada 6.700 rpm.

Perbedaan teknis dengan RS 457 terlihat pada sprocket belakang yang memiliki jumlah gigi lebih banyak. Aprilia menyesuaikan rasio final drive agar akselerasi putaran rendah sampai menengah lebih spontan untuk kebutuhan menyalip dan manuver di kota.

Crankshaft 270 derajat menjadi elemen lain yang membedakan karakter mesin motor ini. Konfigurasi tersebut menghasilkan suara yang menyerupai V-twin dan dentuman yang lebih padat daripada mesin dua silinder konvensional.

BagianSpesifikasiKarakter
Mesin457 cc parallel twinDOHC 8 katup, pendingin cairan
Tenaga47,6 hp pada 9.400 rpmPerforma putaran atas
Torsi43,5 Nm pada 6.700 rpmDorongan putaran menengah
TransmisiManual 6 percepatanPenggerak rantai

Perubahan yang terasa bagi pengendara

Setang motor dibuat sekitar 10 mm lebih tinggi daripada RS 457. Posisi itu membuat tubuh lebih tegak dan mengurangi beban yang diterima pergelangan tangan.

Jok memakai busa high-resilience foam yang lebih tebal sekitar 10 mm. Penambahan tersebut dirancang untuk mendukung kenyamanan perjalanan jauh sekaligus meredam getaran mesin.

Fork upside down 41 mm di depan dan monoshock di belakang memperoleh pengaturan ulang. Setelan awal ayunan dibuat lebih lembut agar motor lebih bersahabat saat menemui jalan yang tidak rata.

Aprilia melengkapi model ini dengan smoked flyscreen baru sebagai pelindung dari terpaan angin. Jarak tuas rem depan juga dapat disetel untuk menyesuaikan ukuran tangan pengendara.

Perangkat elektronik untuk kondisi beragam

Tuono 457 membawa panel instrumen TFT berwarna 5 inci, lampu full LED, serta ride-by-wire. Tiga pilihan mode berkendara tersedia, yakni Sport, Eco, dan Rain.

Kontrol traksi Aprilia tersedia dalam tiga tingkat, sementara ABS dual channel ByBre mendukung sistem pengereman. Quickshifter dua arah disediakan sebagai aksesori tambahan, bukan perlengkapan standar.

Desainnya mengusung bodi naked minimalis, lampu depan LED ganda, serta grafis tajam khas keluarga Tuono. Aprilia mengambil inspirasi dari Tuono 1000R keluaran 2006 yang dikenal dengan bentuk tajam dan karakter kuat.

Pilihan Puma Grey serta Mamba Black memakai aksen merah pada pelek. Kelir tersebut menegaskan tampilan streetfighter pada motor ini.

Harga India dan peluang masuk Indonesia

Di pasar India, Aprilia Tuono 457 Special Edition diperkenalkan dengan harga sekitar ₹3,99 lakh dalam status ex-showroom. Harga di Indonesia berpotensi lebih tinggi bila dipasarkan secara resmi oleh PT Piaggio Indonesia karena pajak dan status impor.

Perkiraan banderolnya berada di rentang Rp145 juta hingga Rp160 jutaan. Di kelas harga itu, pesaing yang disebut antara lain Kawasaki Z500 dan KTM 390 Duke.

Baca Juga