TPIA Dilepas Asing Rp265,4 Miliar saat IHSG Melonjak ke 6.401,8

PT Chandra Asri Pacific Tbk atau TPIA menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing saat IHSG justru bergerak kuat. Jual bersih asing pada saham ini mencapai Rp265,4 miliar pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Pada hari yang sama, IHSG melonjak 100,12 poin atau 1,59% dan berakhir di level 6.401,8. Penguatan indeks berlangsung meski total dana asing yang keluar dari pasar mencapai Rp1,03 triliun.

Perbedaan arah antara indeks dan aliran dana asing menjadi sorotan dalam perdagangan tersebut. Kenaikan pasar terjadi bersamaan dengan aksi jual pada sejumlah saham yang nilai transaksinya cukup besar.

Enam Saham dengan Jual Bersih Terbesar

Setelah TPIA, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk atau CUAN mencatat jual bersih asing Rp127,8 miliar. PT Indosat Tbk atau ISAT berada di urutan selanjutnya dengan nilai Rp84,8 miliar.

UrutanSahamJual Bersih Asing
1TPIARp265,4 miliar
2CUANRp127,8 miliar
3ISATRp84,8 miliar
4BRENRp61,8 miliar
5ASIIRp40,6 miliar
6PTRORp32,5 miliar

PT Barito Renewables Energy Tbk atau BREN mencatatkan jual bersih asing Rp61,8 miliar. Sementara PT Astra International Tbk atau ASII dilepas asing senilai Rp40,6 miliar.

PT Petrosea Tbk atau PTRO melengkapi daftar enam saham dengan jual bersih asing terbesar yang dirinci. Nilai aksi jual bersih pada saham tersebut tercatat Rp32,5 miliar.

Investor Daily juga mencatat saham PT Amman Mineral Internasional Tbk atau AMMN dalam daftar emiten yang dilepas asing. PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, dan PT Kalbe Farma Tbk juga masuk daftar itu tanpa rincian nilai masing-masing.

Pasar Negosiasi dan Tunai Menyumbang Nilai Lebih Besar

Di pasar reguler, investor asing membukukan jual bersih Rp396,5 miliar. Nilai tersebut lebih rendah daripada jual bersih Rp638,1 miliar yang terjadi di pasar negosiasi dan tunai.

Data ini menunjukkan tekanan jual asing tidak hanya terkonsentrasi pada transaksi reguler. Segmen negosiasi dan tunai menyumbang porsi lebih besar dari total jual bersih asing pada hari itu.

Kenaikan Saham Lebih Dominan

IHSG tetap menguat karena jumlah saham yang naik melampaui saham yang turun. Tercatat 354 saham menguat, 277 saham melemah, dan 332 saham stagnan.

Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp12,4 triliun selama perdagangan berlangsung. Besarnya transaksi tersebut menggambarkan tingginya aktivitas pasar ketika indeks naik di tengah arus jual investor asing.

Pergerakan 14 Agustus 2026 memperlihatkan bahwa penguatan indeks dapat berlangsung saat sebagian investor asing melakukan pelepasan saham. Aksi jual terbesar pada hari itu terkonsentrasi pada TPIA, diikuti CUAN dan ISAT.

Baca Juga