Elektrifikasi kini mengambil peran lebih besar dalam pengembangan supercar Lamborghini melalui Temerario. Model ini memadukan karakter performa agresif dengan teknologi listrik, menghasilkan tenaga gabungan hingga 920 PS.
Perubahan tersebut penting karena Temerario melanjutkan lini yang sebelumnya diisi Gallardo dan Huracán. Lamborghini menempatkan teknologi listrik sebagai pendukung kemampuan berkendara, bukan sebagai pengganti karakter supercar.
Penerus Gallardo dan Huracán
Gallardo mencatat penjualan 14.022 unit di 45 negara sepanjang 2003-2013. Setelah itu, keluarga Huracán membukukan penjualan lebih dari 25.000 unit secara global sejak 2014 lewat varian EVO, STO, Tecnica, dan Sterrato.
Temerario meneruskan jejak dua model penting tersebut dalam arah pengembangan yang berbeda. Mobil ini menjadi anggota kedua keluarga High Performance Electrified Vehicle atau HPEV setelah Lamborghini Revuelto.
Prestige Image Motorcars memperkenalkan Temerario kepada publik di showroom PIK 2, Jakarta. Distributor tersebut melihat peluncuran model ini sebagai kesempatan memperkenalkan perkembangan teknologi otomotif global kepada pasar kendaraan premium Indonesia.
Chief Executive Officer Prestige Image Motorcars Rudy Salim menyebut Temerario menyambut era baru bagi Lamborghini. Menurutnya, model tersebut membawa performa dan desain khas merek Italia itu ke pengalaman berkendara yang memadukan teknologi, inovasi, dan elektrifikasi.
V8 baru hingga 10.000 rpm
Jantung pacu Temerario berupa mesin V8 twin-turbo baru yang mampu berputar hingga 10.000 rpm. Mesin itu bekerja bersama sistem elektrifikasi untuk menghasilkan tenaga gabungan hingga 920 PS.
| Bagian | Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Penggerak utama | V8 twin-turbo | Mesin baru Lamborghini |
| Putaran maksimum | 10.000 rpm | Menunjang karakter performa tinggi |
| Tenaga gabungan | 920 PS | Perpaduan mesin dan elektrifikasi |
| Sistem suspensi | Magneto-Rheological Suspension | Menambah fleksibilitas dan kenyamanan |
Lamborghini merancang sistem dinamika berkendara pada Temerario untuk meningkatkan ketepatan respons mobil. Lifting System juga tersedia untuk membantu mobil menghadapi beragam kondisi jalan dengan lebih fleksibel.
Kehadiran Magneto-Rheological Suspension menambah fokus pada kenyamanan tanpa mengabaikan kemampuan dinamis. Rangkaian perangkat tersebut memperlihatkan bahwa elektrifikasi dipadukan dengan teknologi pengendalian yang menyeluruh.
Kelir peluncuran dan perlengkapan kabin
Unit yang dipamerkan menggunakan kelir Solid Giallo Auge atau kuning. Warna ini menonjolkan desain dengan proporsi tegas, kontur jelas, garis presisi, dan permukaan yang bersih.
Varian Eclettica Verde Citrea atau hijau dijadwalkan hadir pada akhir Agustus 2026. Bagian belakang mobil memakai logo Lamborghini dengan finishing Shiny Black.
Temerario menggunakan pelek Algareno Casted 20 inci di depan dan 21 inci di belakang dengan finishing Shiny Silver. Kombinasi tersebut dilengkapi ban Bridgestone Potenza Sport ukuran 20/21 inci serta Rosso CCB brake calipers.
Di dalam kabin, Comfort Seats Nero Ade menyediakan pengaturan elektrik penuh, pemanas, dan ventilasi. Headrest diberi bordir Lamborghini Shield, sedangkan floor mats memakai leather border dan double stitching sesuai warna dasar interior.
Fitur kabin lain meliputi Passenger Display, Parking Pack, dan Smartphone Interface. Kaca samping serta kaca belakang menggunakan teknologi heat-insulating glass untuk membantu kenyamanan penghuni.
Temerario memperluas pilihan supercar Lamborghini di Indonesia pada saat elektrifikasi semakin menyatu dengan kendaraan berperforma tinggi. Model ini tetap membawa penekanan pada desain tegas dan performa, sambil membuka fase baru bagi penerus Gallardo dan Huracán.






