ALVA N3 Next Gen mencatat klaim jarak tempuh hingga 140 kilometer meski membawa baterai 3,3 kWh. Angka itu melampaui Polytron Fox 350 yang memakai baterai 3,75 kWh tetapi diklaim dapat berjalan hingga 130 kilometer.
Keunggulan daya jelajah tersebut menjadi pembeda penting bagi pengguna yang menempatkan perjalanan harian sebagai pertimbangan utama. Di sisi lain, Fox 350 menjawab selisih itu melalui tenaga, torsi, dan kecepatan maksimum yang lebih tinggi.
Efisiensi Menjadi Arah ALVA N3
N3 menggunakan Next Gen Battery dengan kapasitas 3,3 kWh. Pengisian reguler dari 0 hingga 100 persen disebut berlangsung sekitar empat jam.
ALVA juga membekali N3 dengan fitur Boost Charge. Fitur ini memungkinkan pengisian dari 10 persen menjadi 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit pada kondisi tertentu.
Klaim 140 kilometer memberi ruang lebih besar untuk penggunaan pulang-pergi tanpa terlalu sering mencari titik pengisian. Meski demikian, jarak tempuh aktual tetap bergantung pada pola berkendara serta kondisi pemakaian.
Fox 350 Menekan Lewat Torsi dan Kecepatan
Polytron Fox 350 mengandalkan motor listrik berdaya nominal 3.000 watt dengan peak power 6.409 watt. Torsi maksimalnya mencapai 187 Nm dan kecepatan tertingginya berada pada 95 kilometer per jam.
Spesifikasi itu membuat Fox 350 unggul atas N3 yang menghasilkan torsi maksimum 125 Nm dan kecepatan puncak 80 kilometer per jam. N3 sendiri memakai motor Hub Drive dengan daya maksimum 4,5 kW atau sekitar 6,1 PS.
| Perbandingan | ALVA N3 Next Gen | Polytron Fox 350 |
|---|---|---|
| Baterai | 3,3 kWh | 3,75 kWh |
| Jarak tempuh klaim | Hingga 140 km | Hingga 130 km |
| Torsi maksimum | 125 Nm | 187 Nm |
| Kecepatan maksimum | 80 km per jam | 95 km per jam |
Secara karakter, perbandingan ini memperlihatkan bahwa kapasitas baterai tidak otomatis berbanding lurus dengan klaim jarak tempuh. Fox 350 tampak lebih diarahkan untuk pengguna yang mencari performa lebih kuat, sedangkan N3 menekankan mobilitas yang efisien.
Selisih Dimensi Mengubah Karakter Penggunaan
ALVA N3 hadir dengan panjang 1.920 mm, lebar 710 mm, dan tinggi 1.096 mm. Jarak sumbu rodanya 1.345 mm dengan jarak terendah ke tanah 135 mm.
Ukuran yang lebih ramping membuat N3 memiliki proporsi ringkas untuk lingkungan perkotaan. Bentuk tersebut relevan bagi konsumen yang membutuhkan skutik listrik untuk perjalanan sehari-hari.
Fox 350 memiliki dimensi lebih besar, yaitu panjang 1.970 mm, lebar 790 mm, dan tinggi 1.245 mm. Posturnya yang lebih panjang, lebar, dan tinggi memberi kesan bodi yang lebih berisi.
Skema Baterai Memengaruhi Harga Masuk
ALVA N3 Next Gen sempat dipasarkan seharga Rp 35,5 juta untuk unit dengan baterai. Harga promosi melalui program BEBAS PAS atau berlangganan baterai pernah dimulai dari Rp 16,5 juta.
Polytron Fox 350 saat diluncurkan dibanderol Rp 22,5 juta melalui skema Battery as a Service. Setelah subsidi langsung Rp 7 juta, harga OTR Jadetabek ketika itu tercatat Rp 15,5 juta.
Harga pembelian awal tidak dapat dipisahkan dari mekanisme baterai yang ditawarkan masing-masing merek. Calon pembeli perlu memperhitungkan biaya serta ketentuan skema berlangganan sebelum menentukan pilihan.
Bagi pengguna yang mengutamakan daya jelajah dan opsi pengisian cepat, N3 menawarkan angka yang lebih menarik. Sebaliknya, Fox 350 membawa alasan kuat bagi mereka yang menginginkan motor listrik dengan kecepatan dan torsi lebih besar.






