Bawang Putih Belum Mandiri, Pemerintah Pasang Target Swasembada dalam 3 Tahun

Di tengah klaim swasembada delapan komoditas pangan, bawang putih masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menetapkan target tiga tahun agar kebutuhan komoditas tersebut dapat dipenuhi melalui produksi dalam negeri.

Untuk mengejar sasaran itu, pemerintah menyiapkan penanaman serentak di 17 provinsi. Program ini diposisikan sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada pasokan bawang putih dari negara lain.

Bawang Putih Masih di Luar Daftar Swasembada

Prabowo menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam satu tahun terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI-DPR RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Daftar itu mencakup beras, jagung, dua jenis gula, bawang merah, dua jenis daging, serta kedelai. Bawang putih belum tercantum karena kebutuhan nasionalnya belum dipenuhi secara mandiri dari produksi lokal.

KelompokKomoditas Swasembada
Pangan pokokBeras dan jagung
GulaGula konsumsi dan gula industri
HortikulturaBawang merah
Protein hewaniDaging sapi dan daging kerbau
Tanaman panganKedelai

“Dalam satu tahun terakhir, Indonesia mencapai swasembada 8 komoditas pangan,” ungkap Prabowo dalam pidatonya. Capaian itu menjadi latar bagi pemerintah untuk melanjutkan fokus terhadap komoditas yang pasokannya masih bergantung pada luar negeri.

Gerakan Tanam Melibatkan 17 Provinsi

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah akan memperluas penanaman bawang putih di 17 provinsi. Keterlibatan banyak daerah dinilai penting untuk memperkuat produksi nasional dan mendukung target kemandirian pasokan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut direncanakan dimulai pada pertengahan Agustus. Kementerian Pertanian dan Kepolisian Negara Republik Indonesia akan terlibat dalam gerakan penanaman itu.

Zulkifli Hasan mengatakan Kapolri, Menteri Pertanian, serta pihak terkait akan mempelopori kegiatan tersebut. Presiden Prabowo juga disebut akan meluncurkan penanaman bawang putih di sejumlah wilayah yang masuk program.

Dalam pernyataan yang dikutip Antara pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Zulkifli Hasan menegaskan arah kebijakan pemerintah. “Nanam kita,” tegasnya saat menjelaskan upaya memperbesar produksi bawang putih di dalam negeri.

Upaya Mengurangi Ketergantungan Impor

Dominasi pasokan dari luar negeri membuat impor bawang putih masih menjadi persoalan yang ingin dikurangi pemerintah. Perluasan lahan tanam dan pelibatan 17 provinsi diharapkan membangun pasokan lokal yang lebih kuat.

Prabowo mengakui bahwa swasembada bawang putih belum tercapai. “Kita masih belum swasembada bawang putih, kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih,” tegasnya.

Tenggat tersebut menjadikan hasil penanaman di berbagai daerah sebagai bagian penting dari agenda pangan nasional. Pemerintah akan menjadikan penguatan produksi bawang putih sebagai langkah lanjutan setelah capaian delapan komoditas yang telah disampaikan Presiden.

Baca Juga