Rekor Elche Mengusik Pesta Promosi Deportivo pada Pembuka La Liga di Riazor

Pesta kembalinya Deportivo La Coruna ke La Liga langsung berhadapan dengan lawan yang paling baru memberi mereka kekalahan telak. Elche menang 4-0 pada Juni 2025, sehingga pertandingan pembuka di Riazor pada Selasa (18/8) pukul 02.00 WIB membawa unsur pembuktian bagi tuan rumah.

Deportivo memasuki musim 2026-2027 sebagai tim promosi, sementara Elche datang dengan kebutuhan memperbaiki posisi setelah musim lalu berada dekat zona merah. Pertemuan ini mempertemukan ambisi bertahan di kasta tertinggi dan keinginan untuk menghindari musim sulit yang terulang.

Dua Tim dengan Tekanan Berbeda

Deportivo finis sebagai peringkat kedua Segunda Division musim lalu dengan koleksi 77 poin dari 22 kemenangan. Pencapaian tersebut mengakhiri perjalanan panjang klub yang sempat turun dari La Liga pada musim 2017-2018 dan bahkan pernah bermain di kasta ketiga.

Promosi membuat tim asuhan Antonio Hidalgo mendapat kesempatan memulai lagi di kompetisi elite Spanyol. Akan tetapi, target utama klub tetap konsolidasi agar mampu bertahan di La Liga.

Elche memiliki alasan sendiri untuk menatap musim baru dengan kewaspadaan tinggi. Mereka mengakhiri musim sebelumnya di posisi ke-15 dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

KlubPencapaian Musim LaluSituasi Menjelang Musim Baru
Deportivo La CorunaPeringkat 2 Segunda Division, 77 poinBaru promosi
ElchePeringkat 15 La LigaBerjarak 1 poin dari zona degradasi

Martin Anselmi memimpin persiapan Elche untuk memperbaiki daya saing timnya. Kemenangan 3-0 atas Toulouse dalam pramusim menjadi salah satu sinyal positif sebelum kompetisi dimulai.

Catatan Pertemuan yang Tidak Seimbang

Elche memegang keunggulan tipis dalam 45 pertemuan dengan Deportivo. Tim berjuluk The Green-striped ones itu mengoleksi 19 kemenangan, sementara Deportivo menang 17 kali dan sembilan laga berakhir imbang.

Hasil paling menyakitkan bagi Deportivo terjadi pada duel Juni 2025 di divisi kedua. Elche menang empat gol tanpa balas, sebuah skor yang juga pernah muncul ketika kedua tim bertemu di La Liga pada April 2015.

Keunggulan statistik tidak otomatis menentukan hasil di Riazor. Deportivo kini berada dalam atmosfer berbeda karena promosi dan dukungan kandang dapat memberi energi tambahan pada laga perdana.

Wajah Baru di Skuad Tuan Rumah

Deportivo mendatangkan tujuh pemain untuk menambah kedalaman skuad. Leo Roman dari Mallorca menjadi rekrutan termahal klub dan berpeluang langsung mengisi peran penting sebagai penjaga gawang.

Angelino, yang dipinjam dari Roma, juga disebut siap menjalani debut bersama penyerang veteran Pierre-Emerick Aubameyang. Kedua pemain tersebut dapat memberi warna baru pada susunan yang diperkirakan memakai formasi 4-3-3.

Roman diproyeksikan berada di belakang Navarro, Ede, Noubi, dan Angelino. Amatucci, Soriano, serta Villares dapat mengisi lini tengah, sedangkan Cruz, Nsongo, dan Aubameyang menjadi pilihan di depan.

Hidalgo kemungkinan belum bisa menggunakan Noe Carrillo karena gelandang muda itu mengalami cedera pergelangan kaki. Absennya Carrillo menjadi salah satu kendala di tengah upaya menyatukan pemain lama dan rekrutan baru.

Elche Kehilangan Tiga Pemain

Elche dipastikan tanpa Grady Diangana, Adam Boayar Benaisa, dan Yago Santiago akibat cedera. Meski begitu, Fer Nino diprediksi memimpin lini serang, sementara Facundo Buonanotte kemungkinan memulai laga dari bangku cadangan.

Anselmi dapat menurunkan Dituro di gawang dengan Chust, Bigas, dan Affengruber sebagai fondasi pertahanan. Sangare, Villar, Aguado, Valera, Houary, Nino, dan Cepeda juga berpeluang masuk susunan awal.

Pertahanan Elche akan menjadi bagian penting dari pertandingan ini karena Deportivo sedang membangun chemistry dengan banyak pemain baru. Sebaliknya, ketajaman rekrutan tuan rumah dapat menentukan apakah rekor buruk 0-4 itu berhasil ditebus pada laga pembuka.

Baca Juga