Mini PC tidak selalu harus mengorbankan kemampuan AI. Ninkear L20 dipromosikan membawa performa hingga 97 TOPS dalam bodi 0,66 liter, sekaligus mendukung pengalaman Copilot+ PC.
Angka tersebut berasal dari kombinasi pemrosesan sistem dan Intel AI Boost, NPU yang memiliki kemampuan hingga 40 TOPS untuk tugas AI khusus. Perangkat ini menyasar kebutuhan kerja modern yang mulai mengandalkan aplikasi dengan akselerasi AI.
Mesin Lunar Lake dalam Bodi Kecil
Ninkear L20 menggunakan Intel Core Ultra 5 226V berbasis arsitektur Lunar Lake. Prosesor tersebut memiliki delapan inti, delapan thread, cache 8MB, frekuensi hingga 4,5GHz, serta TDP 17W.
Pemrosesan AI lokal berpeluang mengurangi kebutuhan menggunakan layanan komputasi awan untuk aplikasi yang kompatibel. Pengolahan langsung dari perangkat juga dapat memberi keuntungan privasi bagi pengguna yang menangani pekerjaan AI tertentu.
Gizmochina menyebut konfigurasi L20 ditujukan untuk produktivitas harian yang memanfaatkan kemampuan AI. Meski begitu, ketersediaan dan manfaat fungsi AI bergantung pada dukungan aplikasi serta jenis tugas yang dijalankan.
Ringkasan Perangkat Keras
| Komponen | Rincian | Fungsi |
|---|---|---|
| Prosesor | Intel Core Ultra 5 226V, hingga 4,5GHz | Kerja harian dan multitugas |
| Grafis | Intel Arc 130V, 7 Xe-core, hingga 1,85GHz | Visual, kreatif, dan permainan 1080p |
| Memori | 16GB LPDDR5X 8533 MT/s | Menjalankan banyak aplikasi |
| Penyimpanan | SSD PCIe 3.0 512GB atau 1TB | Penyimpanan data dan aplikasi |
Ruang Kerja Lebih Luas dengan Tiga Monitor
Dukungan hingga tiga layar 4K menjadi salah satu daya tarik utama Ninkear L20. Pengguna dapat memanfaatkan HDMI, DisplayPort, dan USB4 untuk menghubungkan beberapa monitor dalam satu setup.
Konfigurasi ini relevan bagi pekerja yang perlu membuka dokumen, rapat video, peramban, dan aplikasi lain secara bersamaan. Pengguna tidak harus menambahkan docking station terpisah untuk membangun ruang kerja multi-monitor tersebut.
Port lain yang tersedia meliputi beberapa USB 3.2, dua HDMI, DisplayPort 1.4, Ethernet 2,5Gbps, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.3. Kelengkapan ini memungkinkan perangkat tersambung ke jaringan kabel, media penyimpanan eksternal, serta aksesori nirkabel.
Grafis Terintegrasi untuk Beragam Aktivitas
Ninkear membekali L20 dengan Intel Arc 130V yang memiliki tujuh Xe-core dan frekuensi hingga 1,85GHz. GPU terintegrasi ini ditujukan untuk multimedia, aplikasi kreatif, kebutuhan visual sehari-hari, dan permainan pada resolusi 1080p.
Posisi perangkat ini bukan sebagai pengganti desktop permainan yang menggunakan kartu grafis diskret. Namun, kemampuan grafis Arc membuat L20 lebih fleksibel untuk digunakan bergantian antara pekerjaan, hiburan, dan permainan kasual.
Dimensi Ringkas dengan Opsi Penambahan SSD
Dimensi Ninkear L20 tercatat 129 × 129 × 43 mm dengan bobot sekitar 625 gram. Dukungan VESA memungkinkan perangkat ditempatkan di belakang monitor yang kompatibel agar permukaan meja lebih rapi.
Ukuran kecilnya memudahkan perangkat dipindahkan dari satu ruang kerja ke ruang lain atau dibawa untuk bekerja dari lokasi berbeda dalam periode lebih lama. Namun, L20 tidak menggantikan fungsi laptop untuk mobilitas penuh karena tetap memerlukan layar dan periferal eksternal.
Perangkat ini memakai memori LPDDR5X 16GB berkecepatan 8533 MT/s dan menawarkan SSD PCIe 3.0 512GB atau 1TB. Dua slot M.2 2280 PCIe tersedia, dengan satu slot sudah digunakan oleh SSD bawaan.
Dukungan Windows 11 dan Linux membuka pilihan penggunaan untuk pengguna umum maupun teknis. Smart Fan Active Cooling digunakan untuk membantu pengelolaan suhu saat perangkat menangani pekerjaan sehari-hari dan beban kerja berkelanjutan.
Ninkear L20 ditujukan untuk pekerja kantoran, mahasiswa, pemrogram, penulis, kreator konten, serta pengguna kerja dari rumah. Ninkear turut menyediakan promosi Back to School melalui kupon terbatas hingga potongan 50% untuk pembelian yang memenuhi syarat.






