Polisi Selidiki Pria 40 Tahun usai Lansia Dibanting di East Coast Road

Kepolisian Singapura telah mengidentifikasi seorang pria berusia 40 tahun yang diduga terlibat dalam insiden pembantingan seorang lansia di East Coast Road. Namun, pihak kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk menetapkan fakta lengkap dan status hukum perkara tersebut.

Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum proses pemeriksaan rampung. “Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai insiden dan membiarkan polisi melakukan penyelidikan dan menetapkan fakta-fakta kasus tersebut,” kata pihak kepolisian.

Korban dalam kejadian itu merupakan pria berusia 73 tahun yang kemudian mengalami sakit punggung parah. Rasa nyeri dilaporkan baru muncul beberapa jam setelah ia dijatuhkan ke permukaan jalan.

Dampak Fisik Menjadi Sorotan Keluarga

Putra korban mengatakan ayahnya mempunyai riwayat cedera pada kaki dan panggul. Karena itu, kondisi setelah insiden di area publik tersebut menjadi perhatian serius bagi keluarga.

Korban disebut masih berusaha melanjutkan pekerjaannya di kedai mi setelah mengonsumsi obat pereda nyeri. Akan tetapi, putranya menilai permintaan maaf tidak menghapus dampak cedera yang dialami sang ayah.

“Meskipun kami menghargai bahwa dia akhirnya meminta maaf, ayah saya kini menderita sakit punggung yang parah setelah kejadian tersebut,” ujar putra korban. Ia menambahkan bahwa minuman dan permohonan maaf tidak bisa begitu saja menghilangkan rasa sakit fisik atau cedera tersebut.

Rekaman CCTV Memperlihatkan Perselisihan

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 16.40 waktu setempat. Lokasinya berada di area food court dekat kedai mi Bei-Ing Wanton Noodle di East Coast Road, Singapura.

Perhatian terhadap kasus ini muncul setelah rekaman CCTV diunggah melalui akun media sosial kedai tersebut. Rekaman itu memperlihatkan ketegangan yang berkembang dari adu mulut hingga korban terjatuh.

Perselisihan disebut bermula saat pria lansia itu mengusap kepala seorang anak perempuan yang dianggapnya menggemaskan. Ia menjelaskan bahwa perbuatannya tidak ditujukan untuk memulai konflik dan mengatakan, “orang tua suka mengusap kepala anak kecil.”

Setelah tindakan itu, terjadi pertengkaran antara korban, pria berusia 40 tahun, serta ibu dari anak perempuan tersebut. Dalam rangkaian kejadian yang diperiksa polisi, korban disebut didorong lalu dibanting ke jalan.

Fakta Kejadian Belum Ditetapkan

Identifikasi terhadap orang yang diduga terlibat belum berarti seluruh tanggung jawab hukum telah diputuskan. Kepolisian masih menelusuri urutan kejadian sebelum korban terdorong dan jatuh di lokasi.

Kasus ini menempatkan dampak kekerasan fisik terhadap warga lanjut usia sebagai perhatian utama. Hasil penyelidikan kepolisian akan menentukan fakta dan langkah hukum berikutnya dalam perkara tersebut.

Baca Juga