Calon peserta sekolah kedinasan 2026 memiliki waktu pendaftaran pada 18 hingga 30 Agustus. Periode ini menjadi pintu awal untuk memperebutkan lebih dari 4.000 formasi di sembilan kementerian dan lembaga.
Jadwal pendaftaran hanya berlangsung selama kurang dari dua pekan. Peserta perlu memastikan kelengkapan berkas karena pemeriksaan administrasi dimulai pada hari yang sama dengan pembukaan pendaftaran.
Rangkaian Seleksi Berlanjut Hingga November
Pengumuman seleksi dijadwalkan pada 15 sampai 24 Agustus, sebelum pendaftaran dimulai. Tahap administrasi berjalan dari 18 Agustus hingga 1 September.
Hasil administrasi dan masa sanggah tersedia hingga 8 September. Peserta yang melaju kemudian mengikuti pembayaran serta validasi Penerimaan Negara Bukan Pajak untuk SKD pada September.
| Tahapan Seleksi | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman seleksi | 15–24 Agustus |
| Pendaftaran | 18–30 Agustus |
| Seleksi administrasi | 18 Agustus–1 September |
| Pengumuman administrasi dan masa sanggah | Hingga 8 September |
| Pembayaran dan validasi PNBP SKD | September |
| SKD | 22 September–7 Oktober |
| Pengumuman hasil SKD | 1–13 Oktober |
| Seleksi lanjutan | 11–28 Oktober |
| Pengumuman kelulusan akhir | 21 Oktober–1 November |
SKD memakai metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara dan dijadwalkan pada 22 September hingga 7 Oktober. Pengumuman hasilnya berlangsung pada 1 sampai 13 Oktober.
Setelah itu, peserta memasuki seleksi lanjutan pada 11 hingga 28 Oktober. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan pada periode 21 Oktober sampai 1 November.
PKN STAN Menawarkan 1.000 Kursi
Di tengah pembukaan formasi tersebut, PKN STAN menyediakan 1.000 kursi bagi peserta baru. Jumlah itu menjadi alokasi terbesar kedua setelah IPDN yang membuka 1.410 formasi.
PKN STAN menawarkan pendidikan pada jenjang sarjana terapan dan diploma III. Calon peserta perlu mencermati pilihan jenjang tersebut sebelum menetapkan sekolah tujuan.
| Institusi | Jumlah Formasi |
|---|---|
| IPDN | 1.410 |
| PKN STAN | 1.000 |
| 22 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan | 891 |
| Politeknik Statistika (STIS) | 564 |
| Poltekimipas | 375 |
| Poltekpin | 250 |
| STMKG | 130 |
| STIN | 100 |
| Poltek SSN | 50 |
Selain PKN STAN dan IPDN, peserta dapat memilih 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang memiliki total 891 formasi. STIS membuka 564 formasi, sedangkan Poltekimipas dan Poltekpin masing-masing menyediakan 375 serta 250 formasi.
Opsi pendidikan juga tersedia pada STMKG, STIN, dan Poltek SSN. Ragam institusi tersebut memperluas pilihan bidang dari keuangan dan pemerintahan hingga transportasi, statistik, imigrasi, intelijen, serta keamanan siber.
Pilihan Fakultas Tidak Sama
Kementerian PANRB, sebagaimana dilansir Detikcom, menyatakan penerimaan ini ditujukan untuk mendapatkan calon pegawai negeri sipil dari lulusan sekolah kedinasan. Setiap peserta tetap perlu memeriksa ketentuan pendidikan dari institusi yang dipilih.
IPDN menyediakan sejumlah fakultas pada jenjang sarjana terapan. Perbedaan program antarsekolah membuat jumlah formasi besar perlu dibaca bersamaan dengan kesesuaian bidang studi yang tersedia.






