Ewen Jaouen berhasil menepis dua tendangan Strasbourg, tetapi Newcastle United tetap kalah pada adu penalti di St James’ Park. Strasbourg mengakhiri laga persahabatan pramusim itu dengan kemenangan 3-2 setelah waktu normal berakhir 1-1.
Penampilan Jaouen dalam babak penentuan seharusnya dapat menjadi landasan kemenangan Newcastle. Namun, tiga kegagalan eksekutor tuan rumah membuat peluang tersebut menghilang.
Dua Penyelamatan Tidak Mengubah Hasil
Jaouen menghentikan eksekusi Giovanni Reyna dan Mateo Del Blanco dalam adu penalti. Kiper Newcastle itu menjadi salah satu figur penting setelah pertandingan tidak menghasilkan pemenang selama 90 menit.
Strasbourg tetap mampu menjaga keunggulan pada babak penentuan. Tim tamu menang 3-2 karena Newcastle tidak mampu mengonversi tiga kesempatan penalti menjadi gol.
Kekalahan itu menjadi catatan akhir Newcastle dalam pertandingan penting terakhir menjelang musim Premier League yang baru. Laga ini juga memperlihatkan bahwa peluang yang tercipta belum diiringi penyelesaian yang konsisten.
| Aspek | Newcastle United | Strasbourg |
|---|---|---|
| Pencetak gol waktu normal | William Osula, menit ke-38 | Gessime Yassine, menit ke-69 |
| Hasil adu penalti | Kalah 2-3 | Menang 3-2 |
| Momen penting | Jaouen menepis dua tendangan | Mampu menyamakan skor |
Peluang Newcastle Tidak Berbuah Gol Tambahan
Newcastle sempat tampil agresif sejak awal pertandingan. Jacob Murphy mengirim umpan silang kepada William Osula, tetapi Filip Jorgensen melakukan penyelamatan penting untuk Strasbourg.
Osula kemudian membawa Newcastle memimpin pada menit ke-38. Gol itu lahir dari umpan silang Murphy dalam rangkaian serangan yang juga melibatkan Fabian Schar dan Leo Shahar.
Keunggulan tersebut tidak membuat Strasbourg berhenti menyerang. Yoann Becker sempat mengenai mistar, sedangkan Samuel Amo-Ameyaw gagal memaksimalkan peluang yang didapatnya.
Selepas jeda, Newcastle memperoleh sejumlah kesempatan untuk menjauh. Osula kembali mendapat peluang, termasuk situasi satu lawan satu dengan Jorgensen sekitar dua menit sebelum menit ke-60.
Peluang-peluang itu tidak menghasilkan gol kedua bagi Newcastle. Kondisi tersebut memberi Strasbourg ruang untuk tetap berada dalam pertandingan hingga memasuki fase akhir.
Yassine Menghukum Kesalahan Penguasaan Bola
Momentum berubah pada menit ke-69 ketika Jacob Ramsey kehilangan penguasaan bola. Gessime Yassine memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol penyeimbang bagi Strasbourg.
Skor 1-1 bertahan sampai waktu normal selesai. Newcastle tidak mampu merebut kembali keunggulan, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.
Matthias Jaissle menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Ramsey dan Aladji Bamba sebagai dua gelandang bertahan. Susunan itu juga memberi kesempatan bagi beberapa pemain untuk menjalani penampilan kandang.
Jaouen, Bamba, dan Bazoumana Touré melakoni debut di St James’ Park dalam pertandingan melawan Strasbourg. Sebanyak 34.076 penonton menyaksikan laga yang berakhir pahit bagi Newcastle tersebut.
Bagi Newcastle, hasil ini menegaskan pentingnya ketenangan saat menghadapi momen penentuan. Ketajaman di depan gawang serta efektivitas dalam adu penalti akan menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum kompetisi dimulai.






