GIIAS 2026 menjadi ajang yang menghasilkan 1.180 pemesanan kendaraan bagi Isuzu Astra Motor Indonesia. Pencapaian itu melampaui hasil GIIAS 2025 yang tercatat sebanyak 969 unit.
Selisih tersebut membuat pemesanan Isuzu tumbuh 21,8 persen dalam setahun. Isuzu ELF menjadi penggerak utama karena menyumbang lebih dari setengah total pesanan yang dibukukan selama pameran.
Permintaan Kendaraan Niaga Tetap Kuat
Kontribusi besar ELF memperlihatkan kendaraan niaga masih dibutuhkan oleh pelaku usaha dengan kebutuhan operasional yang beragam. Isuzu menempatkan jajaran produknya untuk melayani distribusi, angkutan barang, hingga pekerjaan dengan tuntutan berat.
Masayasu Hideshima selaku Presiden Direktur Isuzu Astra Motor Indonesia menilai angka tersebut sebagai sinyal antusiasme konsumen yang meningkat. Ia menyatakan pelanggan memerlukan kendaraan yang bisa diandalkan dalam menjalankan kegiatan usaha sehari-hari.
“Pemesanan 1.180 unit selama GIIAS 2026 merupakan hasil yang sangat positif bagi Isuzu,” kata Hideshima. Menurut dia, peningkatan itu menjadi bentuk kepercayaan Isuzu Partner terhadap produk kendaraan komersial perusahaan.
Peran Setiap Model di Pameran
| Jajaran Isuzu | Kontribusi atau fungsi |
|---|---|
| ELF | Penyumbang terbesar, lebih dari 50 persen pemesanan |
| GIGA | Penopang pesanan di segmen kendaraan niaga berat |
| TRAGA | Model produksi Indonesia yang ikut mencatat pemesanan |
| D-Max dan mu-X | Melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan |
Di luar ELF, GIGA turut menopang pemesanan pada segmen kendaraan berat. TRAGA juga memberi kontribusi, sedangkan D-Max dan mu-X melengkapi pilihan pada lini kendaraan komersial ringan.
Pameran GIIAS 2026 digelar selama 11 hari, mulai 30 Juli sampai 9 Agustus, di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang. Ajang ini menjadi ruang bagi Isuzu untuk menawarkan kendaraan sekaligus memperlihatkan pengembangan fungsi kendaraan niaga.
Konsep Khusus di Balik Booth Isuzu
Isuzu tidak hanya membawa kendaraan dalam bentuk standar pabrikan. Perusahaan juga menunjukkan hasil kerja sama dengan mitra dan karoseri untuk mengubah kendaraan sesuai kebutuhan usaha yang lebih spesifik.
Booth Isuzu memperoleh penghargaan Favorite Booth – Best Collaboration Commercial melalui pendekatan tersebut. Penghargaan itu menyoroti pemanfaatan kendaraan niaga sebagai basis bagi berbagai konfigurasi kerja dan mobilitas.
ELF NLR ditampilkan sebagai campervan melalui kolaborasi dengan JAJAGO dan Karoseri Delima Mandiri. Pada segmen lain, GIGA FVR dikembangkan menjadi Road Sweeper bersama YMG Tech Mobility untuk memperlihatkan contoh kendaraan kerja lapangan.
TRAGA hadir dalam konsep Salon Studio yang dikembangkan dengan Putri dari Paragon Corp serta Karoseri Delima Mandiri. Oto.com melaporkan bahwa Isuzu menekankan pentingnya ekosistem mitra untuk menyediakan konfigurasi yang sesuai kebutuhan pelanggan.
Pengembangan melalui karoseri diarahkan pada kemampuan angkut, efisiensi operasional, dan produktivitas bisnis. Dengan demikian, kendaraan yang dipamerkan tidak hanya ditawarkan sebagai produk standar, tetapi juga sebagai bagian dari solusi operasional.






