Setelah Puluhan Tahun Narik Ojek, Zulkifli dan Mulyadi Diundang ke Istana

Setelah puluhan tahun bekerja di kawasan Stasiun Juanda, dua pengemudi ojek pangkalan mendapat kesempatan mengikuti Upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan, Jakarta. Zulkifli dan Mulyadi menjadi bagian dari warga yang menerima undangan khusus dari Presiden Prabowo Subianto.

Bagi Mulyadi, undangan itu menjadi momen pertama menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan dalam kegiatan kenegaraan. Sementara itu, Zulkifli menyampaikan rasa syukur atas kesempatan menghadiri peringatan kemerdekaan tersebut.

Zulkifli telah menjalani pekerjaan sebagai pengemudi ojek pangkalan selama 25 tahun di kawasan Stasiun Juanda, Jakarta Pusat. Dalam siaran BPMI Sekretariat Presiden, ia mengatakan, “Saya bersyukur sekali dapat undangan untuk menghadiri HUT RI yang ke-81 di Istana. Terima kasih buat Bapak Presiden.”

Mulyadi telah menekuni profesi yang sama selama 28 tahun di kawasan tersebut. Ia mengaku bersyukur menerima undangan dari Presiden Prabowo Subianto dan berharap Indonesia semakin maju serta berkembang pada usia kemerdekaan ke-81.

Undangan bagi Pekerja di Sekitar Istana

Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2026. Selain pejabat dan tamu kenegaraan, kegiatan di Istana Kepresidenan juga dihadiri warga yang bekerja di sekitar kawasan Istana serta petugas pelayanan publik di DKI Jakarta.

Kelompok tamu undangan berasal dari sejumlah profesi yang dekat dengan aktivitas harian warga. Mereka mencakup pengemudi ojek pangkalan, penjaga kedai kopi, serta petugas pemadam kebakaran.

Kehadiran para pekerja tersebut menempatkan profesi layanan sehari-hari sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 RI. Sebagian dari mereka telah menjalankan pengabdian dalam waktu yang cukup panjang di bidang masing-masing.

NamaProfesiMasa KerjaLokasi atau Bidang
ZulkifliPengemudi ojek pangkalan25 tahunStasiun Juanda
MulyadiPengemudi ojek pangkalan28 tahunStasiun Juanda
WasuriPenjaga kedai kopi3 tahunKedai Kopi Oke
Ruly Nur EfendiPetugas damkar20 tahunOperasi penyelamatan
Gatot SantosoPetugas damkar15 tahunBidang operasi

Wasuri Menanti Kesempatan Masuk Istana

Wasuri, penjaga Kedai Kopi Oke, juga memperoleh undangan resmi dari pihak Istana. Ia telah bekerja selama tiga tahun di kedai yang beroperasi 24 jam dengan sistem tiga sif.

Kesempatan masuk ke Istana Kepresidenan menjadi pengalaman yang sangat dinantikannya. “Senang, karena baru kali ini, baru kali ini,” ujar Wasuri.

Ia mengaku sempat sulit tidur karena menunggu kesempatan melihat langsung suasana di dalam Istana. Antusiasme itu muncul karena undangan tersebut merupakan pengalaman pertamanya hadir dalam lingkungan kepresidenan.

Penghargaan bagi Layanan Publik

Sektor pelayanan publik diwakili Ruly Nur Efendi dan Gatot Santoso dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Ruly bekerja selama 20 tahun di bidang operasi penyelamatan, sedangkan Gatot bertugas di bidang operasi selama 15 tahun.

Ruly menyebut undangan itu sebagai kehormatan. “Sebuah kehormatan bisa diundang ke Istana yang begitu megah,” katanya.

Ia berharap lebih banyak petugas pemadam kebakaran dapat memperoleh kesempatan serupa pada kegiatan berikutnya. Gatot juga menilai kehadiran jajaran damkar dalam upacara kemerdekaan sebagai kehormatan dan kebanggaan bagi institusinya.

Undangan bagi ojek pangkalan, penjaga kedai kopi, dan petugas damkar memperlihatkan keterlibatan pekerja dari beragam latar dalam peringatan nasional. Mereka hadir bersama dalam upacara yang menjadi bagian dari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Baca Juga