Uji coba pramusim Juventus melawan Juventus Next Gen di Allianz Stadium, Turin, berhenti pada jeda babak pertama setelah suporter memasuki lapangan. Saat penghentian terjadi, tim utama telah unggul 2-0 melalui gol Francisco Conceicao dan Weston McKennie.
Insiden tersebut membuat pertandingan internal tahunan itu tidak selesai secara normal. Namun, skor yang tercipta sebelum jeda tetap memberikan bahan evaluasi bagi Juventus dalam fase persiapan musim baru.
Skor Sudah Terkunci Sebelum Laga Terhenti
Conceicao membawa tim senior memimpin lebih dahulu dalam duel antarskuad Juventus. McKennie kemudian memperlebar jarak dan memastikan keunggulan dua gol bagi tim utama.
| Nama | Peran dalam Laga | Hasil |
|---|---|---|
| Francisco Conceicao | Pencetak gol pertama | Juventus unggul |
| Weston McKennie | Pencetak gol kedua | Juventus unggul 2-0 |
Luciano Spalletti menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk menilai kesiapan tim utama. Kenan Yildiz dan Randal Kolo Muani ditempatkan sebagai bagian dari opsi lini depan.
Massimo Brambilla memimpin Juventus Next Gen dengan pendekatan 3-4-2-1. Pertemuan ini dirancang sebagai kesempatan bagi pemain muda untuk menghadapi skuad senior dalam atmosfer pertandingan di stadion utama klub.
Manajemen Menaruh Perhatian pada Tim
John Elkann menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan bersama Spalletti. Posisi tersebut memberinya kesempatan mengikuti pembacaan pertandingan pelatih dari jarak dekat.
“Saya memiliki hubungan yang kuat dengan [Luciano] Spalletti, dan saya tidak bisa menolak kesempatan untuk menonton pertandingan dari bangku cadangan bersamanya hari ini,” kata Elkann. Ia menyebut pengalaman itu menyenangkan karena dapat mendengar gagasan Spalletti selama pertandingan berlangsung.
Perhatian Elkann pada laga pramusim datang saat Juventus melakukan pembenahan setelah gagal lolos ke Liga Champions. Klub kini harus berlaga di Liga Europa, sementara manajemen berupaya membangun kembali kekuatan skuad.
Ambisi Tetap Serie A dan Eropa
Elkann menyatakan Juventus tetap mengincar kemenangan di kompetisi domestik dan Eropa. “Ambisi kami selalu untuk menang, baik di Serie A maupun di Eropa,” ujarnya.
Ia memandang rekonstruksi sebagai bagian dari siklus yang berulang dalam sejarah klub. Menurutnya, Juventus sedang bekerja untuk kembali ke posisi yang layak melalui perubahan di berbagai sektor.
Klub telah menunjuk Giovanni Carnevali dari Sassuolo sebagai direktur olahraga baru. Juventus juga merekrut Lucumì dan mendekati Vicario sebagai bagian dari upaya memperkuat tim.
Elkann menilai Carnevali memahami sepak bola Italia dan memiliki semangat yang sesuai dengan arah klub. Manajemen ingin mengejar prestasi tanpa melepaskan identitas sepak bola Italia yang selama ini melekat pada Juventus.
Pertandingan yang disiarkan Sky Sport Calcio, Dazn, serta layanan streaming resmi klub itu akhirnya hanya menghasilkan satu babak permainan. Keunggulan 2-0 tetap menjadi modal awal, sementara penghentian laga akibat invasi suporter menjadi peristiwa utama di Turin.






