Rendah Lemak Bukan Berarti Cukup, Menu Dada Ayam Perlu Diputar

Menu diet yang hanya berisi dada ayam tanpa kulit belum tentu memenuhi kebutuhan tubuh secara lengkap. Kandungan lemaknya yang rendah memang menjadi nilai tambah, tetapi serat dan zat gizi lain tetap harus datang dari bahan pangan berbeda.

Dokter spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menilai rotasi bahan makanan penting dalam program penurunan berat badan. Pengaturan makan perlu melihat kualitas nutrisi secara keseluruhan, bukan hanya memilih satu lauk yang dianggap lebih aman.

Serat Harus Masuk dalam Perhitungan

Dada ayam tidak dapat menggantikan peran sayur dan buah sebagai sumber serat. Padahal, keduanya tetap dibutuhkan ketika seseorang sedang membatasi atau mengatur pola makan.

Sayuran dapat menempati porsi lebih besar karena disebut rendah kalori dan gula. Buah juga perlu dikonsumsi untuk memperoleh vitamin serta antioksidan, walaupun mengandung fruktosa atau gula alami.

dr Yaze menyarankan komposisi dua pertiga sayuran dan satu pertiga buah-buahan. Susunan itu ditujukan untuk membantu menjaga asupan serat serta memperkaya nutrisi dari makanan utuh.

Kebutuhan Serat dan Buah tidak seharusnya dikurangi hanya karena seseorang sedang menjalani diet. Pengaturan porsi menjadi lebih penting daripada meniadakan kelompok makanan tertentu dari menu harian.

Protein Tidak Perlu Berhenti pada Ayam

Dada ayam fillet tanpa kulit tetap dapat dipilih karena lemak jenuh dan kolesterol bawaannya tergolong rendah. Meski demikian, manfaat tersebut tidak menjadikannya satu-satunya sumber protein yang perlu dikonsumsi setiap hari.

Ikan laut dan ikan sungai dapat digunakan sebagai alternatif dalam pergantian lauk. Ikan memiliki omega-3 sehingga mampu melengkapi variasi asupan protein.

“Untuk kebutuhan serat dan nutrisi lain, jangan cuma dada ayam terus. Sesekali ganti dengan ikan laut atau ikan sungai karena kaya akan Omega-3,” kata dr Yaze kepada detikcom.

Pilihan protein lain meliputi telur, daging sapi tanpa lemak, tahu, tempe, dan edamame. Keragaman ini dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi, seng, serta vitamin B12.

Diet Perlu Dilihat sebagai Susunan Menu

Pengaturan berat badan tidak hanya bergantung pada jenis potongan ayam yang dipilih. Menu perlu disusun agar protein, serat, vitamin, mineral, dan unsur gizi lain tetap tersedia.

Variasi Protein juga membuat pola makan tidak terus-menerus bergantung pada satu bahan. Pergantian sumber lauk dapat dilakukan tanpa menghilangkan dada ayam dari menu.

Pendekatan ini menempatkan dada ayam tanpa kulit sebagai salah satu bagian dari pola makan, bukan pusat dari seluruh menu. Dengan sayur, buah, dan pilihan protein lain, Diet Dada Ayam dapat dijalankan dengan asupan yang lebih beragam.

Baca Juga