Menang 2-0 Tanpa Kebobolan, Liverpool Tetap Diingatkan soal Babak Kedua

Kemenangan 2-0 Liverpool atas Como 1907 belum sepenuhnya menghapus pekerjaan rumah menjelang Liga Inggris 2026-2027. Andoni Iraola menilai tim masih harus memperbaiki kebugaran serta menjaga konsentrasi ketika memasuki babak kedua.

Penilaian itu muncul meski Liverpool menutup laga di Anfield dengan dua gol dan gawang yang tetap aman. Bagi Iraola, hasil tersebut menunjukkan kemajuan, tetapi belum menjadi alasan untuk menurunkan standar persiapan.

Babak Kedua Masih Menjadi Catatan

Iraola melihat kualitas permainan Liverpool lebih menonjol sebelum jeda dibandingkan setelahnya. Ia menilai perubahan intensitas itu perlu diantisipasi agar kesalahan fatal tidak terjadi ketika kondisi fisik pemain mulai menurun.

“Jadi, kami harus terus meningkatkan tingkat kebugaran serta mentalitas untuk tetap fokus dan bahkan saat kondisi fisik tidak lagi bugar sepenuhnya agar tidak melakukan kesalahan fatal,” kata Iraola. Ia juga menekankan bahwa tim masih perlu tampil lebih baik pada paruh kedua pertandingan.

Meski terdapat catatan tersebut, ada perkembangan positif dari kesiapan pemain. Sejumlah pemain mampu bermain selama 80 hingga 90 menit tanpa mengalami kram maupun gangguan serius lainnya.

Kondisi itu memberi dasar bagi Liverpool untuk meningkatkan intensitas secara bertahap. Ujian berikutnya akan datang saat mereka menghadapi Newcastle United pada Minggu, 23 Agustus 2026, dalam pertandingan Liga Inggris.

Nirbobol yang Dibutuhkan Menjelang Kompetisi

Liverpool sebelumnya belum rutin menjaga gawang mereka tetap bersih selama pramusim. Mereka sempat menelan kekalahan dari Leeds United dan AS Monaco, sementara laga nirbobol sebelum menghadapi Como hanya terjadi saat melawan Wrexham dari kasta kedua Liga Inggris.

Dalam konteks itu, dua pertemuan melawan Como memberi pengalaman berbeda bagi Liverpool. Mereka bukan hanya menghindari kebobolan, melainkan juga mampu menyelesaikan salah satu pertandingan dengan kemenangan.

“Menurut saya, kami memang membutuhkan pengalaman mengakhiri pertandingan dengan catatan tanpa kebobolan dan meraih kemenangan seperti ini,” ujar Iraola. Ia memandang hasil tersebut penting sebagai bekal sebelum kompetisi benar-benar berjalan.

Dua Pertemuan dengan Hasil Berbeda

Como menjadi lawan Liverpool dalam dua laga pada Minggu, 16 Agustus 2026. Kedua pertandingan itu menjadi penutup rangkaian pramusim sebelum The Reds memasuki musim Liga Inggris 2026-2027.

LagaTempatSkorPencetak Gol
Laga pertamaAXA Training Center, Kirkby0-0
Laga keduaAnfield2-0Cody Gakpo, Jeremy Jacquet

Dalam pertandingan pertama, Liverpool dan Como bermain imbang tanpa gol di Kirkby. Liverpool kemudian memperoleh hasil lebih meyakinkan di Anfield melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-23 dan Jeremy Jacquet pada menit ke-44.

Gol Jacquet memastikan Liverpool menutup laga dengan margin dua gol. Yang tidak kalah penting, pertahanan mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Ketenangan Menjaga Hasil

Iraola menilai Liverpool tetap dapat mengontrol situasi meski kualitas permainan menurun setelah turun minum. Organisasi permainan dan ketenangan tim disebutnya cukup terjaga dalam perjalanan menuju kemenangan.

“Meski permainan kami lebih baik pada babak pertama dibandingkan babak kedua, setidaknya kami berhasil menjaga organisasi permainan serta ketenangan, dan akhirnya mampu menuntaskan laga dengan nirbobol dan mencetak dua gol,” katanya. Catatan itu menjadi modal Liverpool untuk memasuki pertandingan kompetitif dengan tuntutan yang lebih tinggi.

Baca Juga