Bangunan untuk kantor Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara kini telah melewati pekerjaan struktur utama. Tahap yang tersisa berpusat pada interior, pengadaan perabot, serta fasilitas penunjang sebelum kompleks dipakai pada 2026.
Kompleks tersebut disiapkan sebagai tempat Gibran Rakabuming Raka menjalankan aktivitas perkantoran di IKN. Lokasinya berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada kawasan dengan kontur perbukitan.
Persiapan Tidak Lagi Berada di Tahap Struktur
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa struktur gedung wakil presiden sudah rampung. Pekerjaan kemudian diarahkan pada penataan ruang dalam agar bangunan siap mendukung kegiatan operasional.
Selain interior, kebutuhan mebel dan perabot kantor masih diproses melalui tender. Kelengkapan ini menjadi bagian dari persiapan penggunaan kompleks sebagai fasilitas kerja pemerintahan.
Basuki juga menyebut sebagian staf telah berada di lokasi. “In syaa Allah tahun ini. In syaa Allah tahun ini. Karena, sudah beberapa stafnya di sini,” ujar Basuki.
Akses Dibangun untuk Kawasan Berketinggian
Posisi kantor wakil presiden menghadap ke arah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. Karakter lahan berbukit membuat akses menuju bangunan utama disiapkan dengan ratusan anak tangga.
Eskalator tersedia sebagai sarana tambahan bagi pengunjung yang menuju area kompleks. Kehadirannya melengkapi akses vertikal di kawasan perkantoran tersebut.
Penempatan bangunan di area ini menjadikan kompleks Istana Wapres bagian dari fasilitas pemerintahan yang mengikuti karakter topografi IKN. Arah pandangnya juga terhubung ke pusat kawasan pemerintahan Nusantara.
Pernah Menerima Kunjungan Masyarakat
Kawasan Istana Wapres pernah dibuka untuk masyarakat umum menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Pembukaan akses dilakukan karena tingginya jumlah pengunjung yang datang ke lokasi.
Menurut Basuki, keputusan membuka kawasan itu mengikuti arahan Wakil Presiden Gibran. “Mulai hari ini kita sesuai dengan permintaan Bapak Wapres supaya dibuka. Karena, ini banyak pengunjung, kita buka,” kata Basuki.
Pembukaan untuk pengunjung menunjukkan bahwa kawasan tersebut juga memiliki fungsi akses publik pada kesempatan tertentu. Namun, fokus persiapan saat ini tetap berada pada penyelesaian ruang kerja dan fasilitas operasional menjelang penggunaan pada 2026.






