Grup D Memanas Usai Renaldi Kalah, Nathan Barki Justru Memimpin Persaingan

Grup D langsung menghadirkan tekanan bagi wakil Indonesia pada laga pembuka UTR PTT Amman Men’s World Tennis Championship 2026 di Bali. Nathan Barki meraih kemenangan dan memimpin grup, sedangkan Renaldi Aquila Salim harus menerima kekalahan dari Azuma Visaya.

Nathan mengalahkan Thomas Patton dari Australia dengan skor 6-4, 7-5. Renaldi takluk 1-6, 5-7 dari Visaya asal Amerika Serikat, sehingga persaingan dua wakil Indonesia dalam grup yang sama menjadi lebih rumit.

Hasil pembuka menempatkan Nathan di puncak Grup D dengan satu kemenangan. Visaya mencatat hasil serupa dan berada tepat di belakang Nathan, sementara Renaldi membutuhkan hasil positif pada laga berikutnya.

Renaldi sempat memperlihatkan peningkatan permainan pada set kedua saat menghadapi Visaya. Namun, perlawanan tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah ia tertinggal jauh pada set pertama.

Kemenangan Penting dalam Masa Kembali Bertanding

Bagi Nathan, kemenangan atas Patton merupakan hasil penting setelah kembali ke kompetisi usai absen cukup lama karena cedera pergelangan tangan. Pertandingan selama 1 jam 25 menit itu juga menunjukkan kemampuannya menjaga konsentrasi saat set kedua berjalan ketat.

Patton memberikan perlawanan hingga penghujung pertandingan, tetapi Nathan tetap mampu menutup laga dalam dua set. Kemenangan ini menjadi modal awal bagi Nathan untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di Grup D.

Persaingan turnamen menggunakan format round robin yang memberi setiap pemain lebih dari satu kesempatan untuk memperbaiki posisi. Namun, kekalahan pada pertandingan awal tetap dapat memengaruhi peluang karena klasemen grup dibentuk dari hasil setiap laga.

Petenis IndonesiaGrupLawanSkor
Nathan BarkiDThomas Patton, AustraliaMenang 6-4, 7-5
Renaldi Aquila SalimDAzuma Visaya, Amerika SerikatKalah 1-6, 5-7
Anthony SusantoAGautam S. Venkatraman, IndiaMenang 6-3, 6-2

Anthony Membuka Jalan di Grup A

Di luar ketatnya Grup D, Anthony Susanto juga memberikan hasil positif untuk Indonesia lewat kemenangan di Grup A. Petenis berusia 29 tahun itu menundukkan Gautam S. Venkatraman dari India dengan skor 6-3, 6-2 dalam 1 jam 18 menit.

Anthony menghadapi set pertama yang cukup ketat sebelum mampu menemukan pola permainan terbaiknya. Reli-reli panjang yang ia mainkan kemudian membuat pertahanan Venkatraman terkuras pada set berikutnya.

Hasil tersebut membawa Anthony ke posisi pertama Grup A meski memiliki jumlah kemenangan yang sama dengan Aarjun Pandit. Posisi awal itu memberi keuntungan, tetapi belum menjamin langkahnya ke tahap selanjutnya.

VIVA.co.id melaporkan bahwa kemenangan awal Anthony dan Nathan menjadi modal berharga bagi perjalanan Indonesia di turnamen tersebut. Keduanya tetap perlu menjaga konsistensi karena persaingan round robin masih menyisakan pertandingan lanjutan.

Persaingan Masih Terbuka

UTR PTT Amman Men’s World Tennis Championship 2026 berlangsung di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian Amman Men’s World Championship 2026 yang diikuti 20 petenis dari sembilan negara.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$20 ribu. Nilai persaingan itu membuat setiap hasil pertandingan grup menjadi penting bagi pemain yang memburu posisi terbaik.

Nathan perlu mempertahankan kondisi permainan setelah masa pemulihan cedera, sementara Anthony dituntut menjaga efektivitas strateginya. Renaldi masih memiliki ruang untuk bangkit, tetapi hasil laga berikutnya akan sangat menentukan posisinya di Grup D.

Baca Juga